| 1024 0

Kapankah Pertumbuhan & Perkembangan Anjing Berhenti?

Pertumbuhan perkembangan anjing berhenti

Pernahkah kamu bertanya, pada usia berapakah anjing masuk ke dalam usia dewasa baik secara fisik dan mental, di mana tubuhnya tidak lagi bertumbuh besar dan mentalnya sudah tidak kekanak-kanakan lagi?

Jika pernah, tahukah kamu bahwa jawaban dari pertanyaan ini bervariasi, tergantung dari jenis, ukuran tubuh, dan hal-hal lain yang dimiliki si anjing?

Anjing besar vs anjing kecil

Salah satu fakta yang unik dalam perkembangan tubuh anjing, adalah tidak semua anjing memiliki kecepatan pertumbuhan yang sama. Maksudnya, anjing yang jenisnya bertubuh besar, akan memiliki kecepatan pertumbuhan fisik yang lebih lambat daripada anjing jenis bertubuh kecil. Dan hal ini pun membuat si anjing besar memiliki puncak pertumbuhan fisik yang lebih lama dari si anjing kecil.

Contohnya, anjing ras kecil akan mencapai puncak pertumbuhan fisiknya saat ia berusia 10 bulan. Sedangkan anjing ras besar, masih akan terus mengalami pertumbuhan fisik hingga ia berusia 18 atau 24 bulan.

Bukan hanya fisik, mental juga

Yang lebih menarik lagi, perbedaan percepatan pertumbuhan di antara anjing kecil vs anjing besar ini, bukan hanya dalam pertumbuhan fisik, melainkan juga mental si anjing.

Artinya, anjing ras kecil akan lebih cepat menjadi dewasa dan tua, dibandingkan dengan anjing ras besar.

Jadi jika kamu memiliki anjing jenis Beagle dan anjing jenis Labrador, yang sama-sama berusia 1,5 tahun, maka sebenarnya anjing Beaglemu tadi lebih dewasa, secara fisik dan mental (atau dengan kata lain, lebih tua), daripada anjing Labradormu.

Hal ini pulalah yang menjelaskan mengapa, anjing bertubuh kecil umumnya memiliki usia yang lebih pendek daripada anjing bertubuh besar. Yaitu karena anjing bertubuh kecil akan lebih cepat mencapai puncak pertumbuhannya, dan mengalami penurunan kemampuan fisik (degenerasi) yang lebih cepat pula.

Lalu, bagaimana dengan pertumbuhan anak anjing?

Meskipun pertumbuhan fisik dan mental anjing ras kecil vs ras dewasa berbeda, semua anjing memiliki tahap-tahap atau fase pertumbuhan yang relatif sama saat mereka masih anak anjing.

Misalnya, mata anak anjing (entah itu besar atau kecil) baru akan terbuka saat mereka menginjak usia 2 minggu.

Atau pada saat keduanya menginjak usia 3-8 minggulah, anak-anak anjing tadi akan masuk ke masa-masa emas di mana mereka mulai belajar bersosialisasi.

Dan baru pada saat mereka berusia 6 bulan ke ataslah, kecepatan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anak anjing mulai berubah. Di mana anjing ras kecil akan mulai melambat pertumbuhan fisiknya, yang kemudian diikuti dengan pematangan mental dan seksualitasnya.

Sedangkan anjing ras besar, masih akan menjalani masa pertumbuhan fisik yang panjang, namun mental dan seksualitasnya masih belum memulai proses pendewasaan.

Apa-apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anjing?

Pertama adalah faktor gen, yang oleh karena faktor inilah beberapa jenis anjing (umumnya jenis anjing bertubuh kecil) menjadi lebih cepat dewasa dibandingkan beberapa jenis anjing lainnya (umumnya jenis anjing bertubuh besar).

Selain faktor gen, lingkungan juga mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anjing.

Mulai dari yang paling mudah, yaitu makanan. Anjing yang mendapat asupan nutrisi yang cukup akan memiliki pertumbuhan fisik dan mental yang lebih baik daripada anjing yang tidak mendapatkannya. Dan umumnya, jenis anjing besar akan membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak daripada jenis anjing kecil.

Namun ingat! Asupan nutrisi yang lebih banyak bukan selalu berarti porsi yang lebih besar. Karena jika kamu hanya memberi makan anjingmu porsi yang lebih banyak dan mengabaikan keseimbangan nutrisi yang ia perlukan, maka sangat besar kemungkinan anjing jadi obesitas dan rentan terserang penyakit.

Faktor kesehatan alami anjing juga akan mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mentalnya. Anjing yang sering terserang penyakit atau memiliki penyakit bawaan yang parah, bukannya tidak mungkin mengalami pertumbuhan fisik dan perkembangan mental yang lebih lambat.

Stimulasi juga merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anjing. Stimulasi di sini bisa berupa stimulasi fisik dan stimulasi mental. Dan jika anjing tidak mendapatkan stimulasi fisik yang baik (misalnya fisiknya tidak aktif), maka pertumbuhan fisiknya akan menjadi melambat. Begitu pula jika si anjing tidak mendapatkan stimulasi mental yang cukup (misalnya tidak pernah dilatih mental dan instingnya), maka perkembangan mental si anjing juga akan melambat.

Dan terakhir, faktor-faktor lingkungan lainnya, juga dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anjing, contohnya cahaya Matahari. Anjing yang tidak mendapatkan cahaya Matahari yang cukup, ditemukan memiliki pertumbuhan tubuh yang mandek, sehingga tampak lebih kecil daripada anjing-anjing lainnya.

Lalu, bagaimana dengan anjing-anjing mix breed?

Dan karena faktor gen sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anjing, maka pada anjing ras campuran atau mix breed, kecepatan serta puncak pertumbuhan dan perkembangan ini akan jadi sangat bervariasi.

Atau dengan kata lain, kapan pertumbuhan fisiknya berhenti, kapan mentalnya jadi dewasa, dan kapan seksualitasnya jadi matang, tidak dapat diprediksi dengan pasti.

Contohnya anjing Chihuahua campuran, bisa saja memiliki puncak pertumbuhan fisik yang lama, ukuran tubuh yang besar, dan pendewasaan mental yang lama, layaknya jenis anjing besar. (cat: sebagai jenis anjing kecil, Chihuahua merupakan anjing yang umumnya cepat berhenti berhenti pertumbuhan fisiknya dan cepat menjadi dewasa atau tua).

Satu-satunya cara terbaik untuk memprediksi kapan seekor anjing jenis campuran berhenti pertumbuhan fisik dan mentalnya, adalah lewat pemeriksaan DNA. Dan cara ini pun bukanlah cara yang mudah dan murah untuk dilakukan.

Jadi, daripada sibuk menerka-nerka kapan si anjing jadi dewasa, maka solusi yang terbaik adalah “menikmati saja pertumbuhan dan perkembangan si anjing.” Lihat dan perhatikan perubahan fisik dan mentalnya, dan jika kamu memang dekat dengan anjingmu, pasti kamu akan sadar dengan sendirinya kapan si anak anjing sudah menjadi seekor anjing dewasa.