| 2450 0

Mengapa Kucing Hobi Pamer Bokongnya?

Kucing Pamer Bokong

Membokongi orang lain adalah sebuah perilaku yang umumnya dianggap tidak sopan, jadi hindarilah melakukan hal ini dan tegurlah orang yang melakukannya. Namun, jika yang melakukan hal ini adalah kucingmu, maka jangan kesal dan anggap ia tidak sopan! Karena sebaliknya, sikap ini merupakan tanda bahwa ia sayang dan percaya padamu.

Bahasa tubuh adalah caranya berkomunikasi

Sebelum membahas lebih jauh tentang kebiasaan unik kucing ini, maka kamu harus tahu dahulu bahwa bahasa tubuh atau sikap dan tindak tanduknya, adalah cara utama kucing berkomunikasi.

Dan kebanyakan bahasa tubuh tadi punya arti yang berbeda dengan bahasa tubuh kita manusia.

Lebih dari itu, bahasa tubuh kucing itu sendiri bisa dikatakan sangat kompleks, di mana satu gerakan kecil saja bisa memiliki berbagai arti yang dalam. Misalnya, kedipan mata lembutnya, bisa berarti bahwa ia sangat menyukaimu, dan perilaku ini bisa diartikan sebagai ciuman dalam bahasa tubuh manusia.

Begitu pula ketika kucing membokongimu. Kamu harus tahu bahwa sikap aneh ini sengaja kucing tunjukkan kepadamu, karena di balik perilaku sederhana yang terlihat tidak sopan ini, ada pesan khusus yang hendak ia sampaikan kepadamu.

Hal inilah yang membuat jika kamu berpindah posisi atau memindahkan posisi kucingmu ketika ia membokongimu, maka si kucing akan “membenarkan” posisinya dan kembali menunjukkan area privatnya ini.

Lalu apa artinya?

Untuk memahami apa arti di balik sikap ini, maka akan jauh lebih mudah jika kita melihat bagaimana kucing berinteraksi dengan kucing lainnya.

Ketika 2 kucing bertemu pertama kali, mereka akan tampak tidak saling percaya, dan memperhatikan gerak-gerik satu sama lain dengan serius. Lalu secara perlahan, kedua kucing tadi akan mencoba “berkenalan” dengan menciumi satu sama lain. Mulai dari area tubuh, ke muka, hingga kemudian mulai menurun ke area belakang tubuh si kucing.

Lalu saat mereka sudah saling kenal, akrab, dan berteman; maka kucing akan mulai menunjukkan bokongnya, dengan mengangkat ekornya ke atas dan memosisikan agar bokongnya mudah dicium oleh kucing lainnya, terutama jika mereka baru bertemu lagi.

Jadi, kebiasaan kucing menunjukkan bokongnya ini bisa diartikan sebagai sebuah salam perjumpaan seperti “halo” atau pelukan spesial untuk orang-orang yang ia anggap sebagai temannya.

Inilah alasan yang membuat tindakan pertama yang kucingmu lakukan saat baru bertemu denganmu (misalnya setelah ia bermain atau sesaat kamu pulang atau saat membangunkanmu) adalah dengan membokongimu. Yaitu ia sedang mengucapkan salam kepadamu, dengan cara terbaik yang dapat ia lakukan.

Lalu apakah kamu juga harus mencium bokongnya?

Jika pada kucing, reaksi yang mereka tunjukkan saat ditunjukkan bokong oleh kucing lainnya adalah menciumnya sebagai respons bahwa ia juga senang dengan kehadiran si kucing, apakah kita juga harus melakukannya?

Tentu tidak!

Karena meskipun kucing menunjukkan sikap ini kepadamu, ia sama sekali tidak mengharapkan sebuah respons seekor kucing darimu. Sebaliknya, mereka akan tetap dapat mengerti, jika kamu memberi respons sayang dalam bentuk lain kepadanya, misalnya dengan membelai tubuh si kucing atau mengajaknya ngobrol dengan suara yang lembut.

Jadi tak perlu takut kamu akan menyakiti hati si kucing kesayangan, jika kamu tidak merespons ungkapan sayangnya kepadamu ini dengan cara yang “benar”.