| 1108 0

Anjing Banyak Minum & Buang Air? Waspada Sindrom Cushing!

Anjing Banyak Minum

Ketika anjingmu tiba-tiba jadi minum air dalam jumlah yang lebih banyak, maka kamu sebaiknya mulai waspada. Karena hal ini bisa jadi tanda bahwa ada yang salah dengan kesehatan anjingmu. Misalnya diabetes, gangguan ginjal, atau sebuah penyakit yang mungkin belum pernah kamu dengar, yaitu Sindrom Cushing.

Apa itu Sindrom Cushing?

Sindrom Cushing adalah sebuah penyakit di mana kelenjar adrenal (pada manusia, anjing, atau hewan lainnya) tidak berfungsi dengan baik, atau lebih tepatnya memproduksi hormon kortisol lebih banyak daripada yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kelenjar adrenal sendiri terletak di ginjal, dan hormon kortisol yang diproduksinya berperan sebagai pengatur agar tubuh bekerja dengan baik (mulai dari memastikan metabolisme tubuh bekerja dengan baik, menekan stres, hingga menjaga daya tahan tubuh).

Namun, ketika hormon ini diproduksi terlalu banyak, maka hormon ini akan menyebabkan berbagai masalah ke tubuh. Pada anjing, masalah-masalah itu dapat berupa melemahnya otot si anjing, anjing menjadi mudah lemas, infertilitas, obesitas, bulu-bulunya jadi mudah rontok, dan lain-lain.

Apa gejala Sindrom Cushing?

Sindrom Cushing adalah sebuah penyakit yang sulit untuk diketahui. Selain meningkatnya jumlah minum air dan buang air si anjing, gejala dari penyakit ini sulit untuk disadari.

Bahkan, lewat pemeriksaan laboratorium pun, penyakit ini bukanlah sebuah penyakit yang mudah untuk diketahui. Butuh pemeriksaan yang panjang dan kompleks agar penyakit ini benar-benar dapat dipastikan menyerang anjing kesayanganmu.

Cukup sering penyakit ini tidak diketahui hingga sudah benar-benar parah, dan sulit untuk diobati atau ditangani lagi.

Penyebab Sindrom Cushing

Setidaknya, ada tiga masalah umum yang sering menyebabkan anjing jadi terserang penyakit ini. Yaitu tumor otak, tumor di kelenjar adrenalnya, dan pemberian obat steroid (misalnya obat alergi) yang tidak tepat pada anjing.

Dalam beberapa kasus, Sindrom Cushing dapat diobati, jika penyebab penyakit ini berhasil ditangani. Misalnya tumor penyebab penyakit ini berhasil diangkat, dan terbukti merupakan tumor jinak.

Anjing manakah yang punya risiko tinggi terkena penyakit ini?

Umumnya, anjing-anjing senior, atau sudah berusia di atas 8 tahun, memiliki risiko yang lebih tinggi terserang penyakit ini.

Selain dari faktor umur, beberapa jenis anjing juga ditemukan lebih rentan terserang penyakit ini daripada jenis-jenis anjing lainnya. Jenis-jenis anjing tersebut antara lain Beagles, Boston Terriers, Boxers, Dachshunds, Dandie Dinmont Terriers, German Shepherd, Poodles, Yorkshire Terriers, dan berbagai jenis terriers kecil lainnya.

Hidup dengan Sindrom Cushing

Jika kemudian ternyata penyakit ini tidak bisa disembuhkan, maka kamu tetap dapat melakukan beberapa penyesuaian, agar anjingmu tetap dapat hidup dengan relatif lebih nyaman.

Umumnya penggunaan obat adalah jalan yang paling sering direkomendasikan oleh dokter hewan untuk mengurangi dampak dari penyakit ini ke anjingmu (mulai dari melemahnya otot anjing, hingga penurunan selera makan yang ia alami).

Dan selama penggunaan obat, kamu harus rutin memperhatikan reaksi anjingmu, karena anjingmu bisa menjadi tidak cocok dengan obat yang diberikan dan efek negatif dari obat ini akan semakin menjadi-jadi.

Selain itu, aktivitas dan diet yang dijalani anjingmu juga harus disesuaikan, karena penyakit ini akan membuat anjing jadi mudah obesitas, yang obesitas ini sendiri dapat memancing berbagai penyakit lainnya, salah satunya diabetes.