| 878 0

Mengapa Jeroan Tidak Selamanya Buruk untuk Anjingmu?

Jeroan untuk Anjing

Jantung, paru, hati, usus, ampela adalah contoh bagian-bagian organ yang masuk dalam kategori jeroan. Beberapa orang menganggap bagian ini adalah sampah dan sisa daging yang tidak layak dimakan, sedangkan beberapa orang lainnya sangat menikmatinya.

Mitos yang paling umum beredar adalah jeroan buruk untuk kesehatan manusia. Namun sebenarnya, tidak selamanya jeroan buruk untuk kesehatan kita. Karena pada kenyataannya, jeroan bisa berdampak sangat buruk bagi kita, hanya jika kita menderita sebuah penyakit tertentu.

Sedangkan jika kita sehat, jeroan tidak jauh berbeda dengan daging, yaitu mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh kita.

Lalu bagaimana jika diberi pada anjing?

Sama seperti pada manusia, jeroan juga bisa sangat berguna untuk anjing kesayanganmu. Jadi jangan anti memberikan jeroan kepadanya, karena selain ia akan menyukainya, jeroan juga relatif lebih murah daripada daging.

Dan tahukah kamu, jika jeroan yang sering orang anggap aneh untuk dimakan, mengandung nutrisi yang bervariasi, yang beberapa bahkan tidak ditemukan di dalam daging, sebaik apapun kualitas daging tersebut.

Sehingga menikmati jeroan bukan hanya baik untuk lidah, namun juga bisa baik untuk kesehatan. Baik kesehatanmu dan juga anjingmu. Berikut ini beberapa contoh jeroan dan nutrisi di dalamnya.

Hati

Hati yang diolah dengan baik merupakan salah satu superfood yang sangat baik untukmu dan anjingmu. Hati kaya akan vitamin A, vitamin B6, dan vitamin B12, yang saking tingginya, anjingmu hanya butuh mengonsumsi hati dalam jumlah yang sedikit untuk memenuhi kebutuhan vitamin A, B6,dan B12-nya.

Dan bukan hanya kaya akan 3 vitamin di atas, Hati juga kaya akan berbagai mineral, vitamin, dan nutrisi lain seperti niacin, asam pantothenic, zat besi, fosfor, selenium, zat tembaga, asam folat dan riboflavin. Semua nutrisi ini berguna untuk anjingmu, bagi dari sisi pertumbuhan hingga mencegah ia terserang penyakit (karena nutrisi-nutrisi tadi juga memiliki kandungan anti-oksidan).

Ampela

Ampela memang tidak kaya akan vitamin, namun, kandungan proteinnya sangatlah tinggi, yang tentunya, kita semua tahu betapa pentingnya protein untuk tubuh anjing. Dan selain kadar protein yang tinggi, ampela juga kaya akan selenium yang berfungsi sebagai zat anti-oksidan, yang melindungi tubuh anjingmu dari berbagai radikal bebas.

Ginjal

Ginjal memang memiliki pekerjaan yang kotor, yaitu menyaring zat-zat beracun dalam tubuh. Namun, kamu tidak perlu takut memakan dan memberi makan ginjal kepada anjingmu, karena ginjal yang sudah diolah tidak akan mengandung toksin dan aman untuk dikonsumsi.

Bahkan sebaliknya, ginjal mengandung kandungan vitamin B12 dan selenium yang sangat banyak, yang tentunya berguna untuk kesehatanmu dan anjingmu.

Jantung

Jantung juga tidak kalah bergizi dibandingkan dengan jeroan-jeroan lainnya. Jantung terutama dikenal mengandung kandungan CoQ10 yang sangat tinggi.

CoQ10 sendiri adalah nutrisi yang bersifat anti-oksidan, sehingga dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang bisa menyerang. CoQ10 sendiri sebenarnya diproduksi di dalam tubuh, namun jumlahnya sangat kecil, sehingga tidaklah cukup untuk melindungi tubuh dari berbagai bibit penyakit dan radikal bebas.

Kapan jeroan tidak baik bagi tubuhmu dan tubuh anjingmu?

Jeroan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, oleh karena itu jika kamu atau anjingmu memiliki masalah kolesterol, maka pada saat itulah kamu dan anjingmu menghindari memakan jeroan.

Selain itu, menikmati jeroan juga berbahaya, jika hewan pemilik jeroan tadi memakan makanan yang terkontaminasi zat beracun yang berat (misalnya zat timbal). Karena zat beracun yang berat ini akan menempel pada tubuh hewan (terutama organ dalamnya/jeroan) dan bisa meracuni pemakannya.

Dan sama seperti daging, beberapa virus dan bibit penyakit juga bisa menempel pada jeroan sehingga cukup berbahaya untuk dikonsumsi oleh manusia.

Selain keadaan-keadaan ini, informasi yang menyebutkan bahwa jeroan adalah sumber penyakit adalah mitos yang tidak perlu dipercaya.