| 1050 0

3 Tanda Anjing Sedang Diserang Demam

Anjing Demam

Demam, yaitu kondisi di mana suhu tubuh naik di atas batas normal, dapat menyerang manusia dan berbagai hewan, termasuk anjing kesayanganmu.

Demam sendiri merupakan sebuah gejala yang menunjukkan ada yang salah pada kesehatan fisik si penderitanya. Umumnya masalah tersebut adalah infeksi mikroorganisme seperti virus atau bakteri.

Demam juga tidak bisa dianggap remeh, karena selain kenaikan suhu yang bisa merusak tubuh (jika terlalu tinggi), penyebab demam tadi juga bisa menyebabkan berbagai masalah lain pada tubuh penderitanya (termasuk anjingmu), yang bukannya tidak mungkin bisa merenggut nyawa si penderita.

Oleh karena itu, sebagai pemilik kita harus tahu jika anjing kita terserang demam, agar kita dapat menolongnya dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lalu, apa sajakah tanda-tanda ketika anjing menderita demam?

Anjing jadi lemas

Ketika tubuh diserang infeksi dari berbagai zat asing, maka respons tubuh adalah mengaktifkan antibodinya untuk melawan serangan zat-zat asing tadi. Ketika hal ini terjadi maka sebagian besar energi tubuh akan dipakai untuk melawan infeksi ini.

Inilah alasannya mengapa ketika kita sakit atau demam, kita merasa sangat lemas dan tidak bertenaga.

Dan hal ini juga terjadi pada anjing kesayanganmu, saat tubuhnya bereaksi melawan infeksi yang membuat ia menjadi demam.

Jadi ketika anjingmu terlihat lemas, dan tidak banyak bergerak (atau hanya berbaring), apalagi jika hal ini diikuti oleh tanda-tanda lain seperti diare, muntah-muntah, dan hidung yang beringus; maka besar kemungkinan ia sedang menderita demam, dan butuh pertolongan dokter hewan.

Tidak mau makan

Demam memiliki efek samping yang unik, yaitu menimbulkan rasa mual, rasa tidak enak di mulut, dan menghilangkan selera makan. Dan pada anjing, hal-hal ini dapat dengan sangat mudah membuat anjing menjadi tidak mau makan.

Sehingga, tidak mau makan, merupakan sebuah tanda paling umum, ketika anjing sedang menderita demam.

Namun, tidak selamanya tidak mau makan berarti anjing sedang demam. Karena pada kenyataannya ada banyak hal lain yang bisa menyebabkan anjing tidak mau makan, mulai dari masalah pada gigi dan mulutnya, masalah pada penciumannya, hingga stres yang ia alami.

Tapi yang pasti, jika anjingmu tidak mau makan, apalagi selama beberapa hari, maka ia harus dibawa ke dokter hewan. Selain untuk diperiksa penyebab tidak mau makannya, membawanya ke dokter juga akan membantu asupan nutrisi untuk tetap masuk ke tubuhnya (lewat infus).

Tubuhnya terasa hangat

Salah satu reaksi yang juga paling umum terjadi di saat demam, adalah kenaikan suhu tubuh, yang membuat tubuh terasa panas atau hangat ketika disentuh.

Hal ini tentunya juga terjadi pada anjing ketika ia demam.

Namun, untuk tahu dengan pasti apakah tubuhnya benar-benar hangat, tidaklah semudah seperti pada manusia.

Jika pada manusia demam akan menyebabkan tubuh jadi panas di berbagai area tubuhnya, maka pada anjing, hanya area perut dan telinganyalah, yang dapat dijadikan indikator apakah anjing terasa hangat atau tidak.

Jadi jika kamu ingin menyentuh tubuh anjing untuk tahu apakah ia demam atau tidak, maka periksalah di bagian perut dan daun telinganya, jika terasa lebih panas daripada biasanya, maka ada kemungkinan ia sedang diserang demam.

Kamu tentunya juga bisa menggunakan termometer untuk memeriksa suhu tubuh anjingmu dengan pasti. Untuk melakukan hal ini, maka kamu dapat memasangkan termometer di bagian dubur atau anus anjing untuk hasil yang terbaik.

 

Lalu, jika kamu menemukan anjingmu benar-benar demam, maka segeralah bertindak! Bawa ia ke dokter untuk mendapatkan pertolongan dan diperiksa lebih lanjut, agar si anjing dapat cepat kembali sehat dan bisa beraktivitas lagi bersamamu.