| 2004 0

5 Tips Mendisiplinkan Anak Anjing, Tanpa Menghukumnya

tips mendisiplinkan anak anjing

Masa-masa emas anjing adalah saat mereka masih anak-anak. Karena pada saat ini mereka akan dapat dengan belajar dan membentuk kepribadian dan kebiasaan mereka, yang bisa bertahan hingga mereka dewasa nanti.

Jadi, jika kamu mau memiliki anjing yang disiplin, maka mulailah melatih ia jadi anjing yang disiplin sejak masih anak-anak.

Namun, jangan hukum mereka! Karena mental mereka yang masih sangat mudah dibentuk, menghukum anjingmu malah bisa membuatnya menjadi penakut, susah diatur, hingga membencimu.

Oleh karena itu, berikut ini 5 tips untuk mendisiplinkan anak anjing, tanpa menghukumnya.

Beri ia “hukuman” timeout

Meneriaki dan memberi hukuman fisik adalah cara terbaik untuk membuat anjingmu jadi nakal, penakut, dan tidak menyukaimu. Dan tentunya bukanlah resep terbaik untuk mendidik anjing yang disiplin.

Kamu perlu sebuah bentuk “hukuman” yang lebih positif agar mental anak anjingmu berkembang dengan baik.

Di sinilah kamu perlu menerapkan “timeout” sebagai hukuman untuk anak anjingmu.

Hukuman ini akan sangat efektif untuk memberi tahu anak anjing bahwa ia salah, namun tidak akan merusak mentalnya. Sehingga anak anjing bisa jadi disiplin tanpa perlu merasa takut dan benci kepadamu.

Cara melakukan timeout juga mudah, cukup isolasikan saja anjingmu di tempat di mana ia tidak dapat berinteraksi dengan manusia, anjing, atau hewan-hewan lain yang ada di rumahmu. Misalnya di suatu ruang tertentu atau dengan menggunakan kandang.

Cukup beri anak anjingmu timeout selama beberapa menit saja setiap kali ia melakukan kesalahan, dan jika dilakukan secara konsisten, maka ia akan tahu kesalahannya dan belajar untuk bersikap lebih baik lagi.

Beri hadiah

Agar ia semakin tahu mana hal yang baik dan hal yang salah, maka buatlah dua hal ini memberi dampak yang sangat berbeda pada dirinya. Jika kesalahan yang dilakukannya akan membuatnya mendapat hukuman timeout, maka perilaku baik dan benar yang ia lakukan harus membuatnya mendapat hadiah.

Misalnya, jika ia benar-benar jadi duduk saat kamu memerintahnya, maka jangan lupa untuk memberinya hadiah atas perilaku disiplinnya ini.

Hadiah di sini pun beragam wujudnya. Bisa berupa makanan, mainan, atau sekedar belaian lembut di area favoritnya.

Tegas tapi tenang

Jika kamu memberi anjingmu perintah, maka berilah perintah itu dengan tegas tapi tetaplah bersikap tenang. Jangan terbawa emosi dan meneriaki atau memberi hukuman fisik pada anjingmu!

Karena hal ini akan membuat anak anjingmu fokus kepada teriakan dan hukuman fisik yang ia terima, dan bukan pada isi perintah yang kamu berikan.

Akhirnya, ia hanya akan jadi takut dan benci padamu, dan tidak belajar bagaimana caranya menjadi disiplin.

Konsisten

Konsisten adalah kunci agar anak anjingmu jadi lebih disiplin.

Misalnya, jika kamu melatihnya untuk tidak menggonggongi tamu yang ada di rumah, maka konsistenlah melatihnya sampai ia benar-benar paham. Selalu beri ia timeout setiap kali ia menggonggongi tamumu, dan selalu beri ia hadiah jika ia tetap tenang selama ada tamu.

Jika kamu tidak konsisten dan membiarkan ia menggonggongi tamumu, maka ia tidak akan tahu mana yang benar dan salah, yang kemudian membuat si anak anjing sulit menjadi anjing yang disiplin saat ia dewasa nanti.

Bertindaklah dengan segera

Kamu hanya boleh memberi anjingmu timeout jika kamu menangkapnya basah sedang berperilaku nakal, dan bukannya setelah ia selesai melakukannya.

Misalnya jika kamu menangkapnya sedang menggigit-gigiti perabot rumah, maka saat itu juga langsung beri ia timeout yang ia butuhkan, dan jangan ditunda-tunda.

Sebaliknya, jika kamu menemukan perabotan rumahmu sudah rusak digigit-gigiti dan anjingmu sudah tidak ada lagi di “tempat kejadian perkara,” maka jangan beri ia timeout atau hukuman-hukuman lainnya.

Karena hal ini hanya akan membuat anjing jadi bingung dan tidak akan melatihnya menjadi disiplin.