| 540 0

Mengapa Kamu HARUS Repot Membersihkan Gigi Kucingmu?

Harus Membersihkan Gigi Kucing

Kucingmu mungkin tidak perlu dimandikan seumur hidupnya. Namun untuk masalah kesehatan gigi dan mulutnya, kamu harus mau repot memastikan bahwa gigi dan mulutnya tetap dalam keadaan terbaik.

Kamu harus mau rutin menggosok giginya dan membawanya ke dokter hewan, jika ia memiliki masalah pada gigi dan mulutnya. Karena…

Sakit gigi sangat menyakitkan baginya

Yang pernah sakit gigi pasti tahu betapa sakitnya sakit gigi (yang bahkan oleh Meggi Z, disandingkan dengan sakitnya sakit hati). Dan tahukah kamu? Sakit luar biasa yang kamu rasakan, juga dirasakan oleh kucing kesayanganmu.

Bedanya, jika kamu yang sakit gigi, maka seisi dunia akan tahu; sedangkan jika kucing yang merasakannya. Insting  alami kucing akan membuatnya berusaha menutupi rasa sakit ini.

Dari luar, kamu tidak akan tahu bahwa si kucing sedang kesakitan luar biasa, karena ia berusaha sebaik mungkin bersikap senormal mungkin. Satu-satunya tanda yang dapat disadari ketika ia sedang merasa sakit adalah temperamentalnya yang menjadi lebih mudah marah.

Sakit gigi bisa menyebabkan masalah yang jauh lebih besar

Ketika gigi dan mulut kucing tidak sering dirawat, maka mulut dan giginya dapat dengan mudah terserang infeksi. Dan bakteri penyebab infeksi ini, bisa menyebar ke berbagai bagian tubuh lainnya dan menginfeksi bagian tubuh tersebut. Bakteri ini bisa menginfeksi tulang, paru-paru, atau bahkan menginfeksi darah si kucing itu sendiri.

Contoh-contoh ini merupakan masalah-masalah besar yang dapat mengancam nyawa si kucing, yang bisa diawali oleh masalah “remeh,” bernama sakit gigi.

Bukan hanya karena infeksi yang menyebar, masalah lain seperti diabetes, juga dapat menyebabkan sakit gigi menjadi masalah yang sangat besar. Yaitu terjadinya komplikasi yang membuat infeksi dari sakit gigi tadi jadi tidak mudah kering dan menyebabkan jaringan daging yang terinfeksi menjadi busuk.

Berbicara tentang diabetes, terdapat sebuah temuan menarik tentang hubungan di antara sakit gigi dan diabetes serta penyakit-penyakit parah lainnya . Yaitu kucing yang menderita sakit gigi, cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi terserang penyakit-penyakit parah tersebut.

Misalnya diabetes, gagal ginjal, masalah autoimun, arthritis, masalah jantung, dan bahkan kanker.

Membuat mulut kucing tak lagi bau

Adalah sebuah anggapan yang salah, jika kamu menganggap mulut bau kucing adalah hal yang normal. Karena pada kenyataannya, meskipun ia suka memakan makanan yang amis, mulut kucing seharusnya tidaklah bau. Bau mulut merupakan salah satu tanda bahwa ada yang salah dengan mulut dan giginya.

Oleh karena itu, ketika kamu menjaga kesehatan gigi dan mulut kucing kesayanganmu, maka mulutnya tak akan lagi bau, dan aktivitasmu bersama si kucing bisa jadi jauh lebih nyaman lagi.

Bagaimana cara membuat gigi dan mulutnya tetap sehat?

Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk memastikan gigi dan mulut kucingmu tetap sehat.

Cara yang paling umum tentunya adalah dengan rajin menyikat giginya, agar kuman-kuman yang menempel dan memicu infeksi dapat hilang dari mulut dan giginya. Pastikan pula untuk tidak menggunakan pasta gigi manusia dalam hal ini, karena dapat membahayakannya.

Ada pula yang menggunakan tulang keras sebagai alat bantu untuk membuat gigi dan mulut kucing tetap sehat. Hal ini mirip seperti anjing, di mana ketika mereka menggigit-gigiti tulang keras, maka giginya dan mulut mereka akan jadi lebih kuat, terlindung dari berbagai masalah yang dapat menyerang.

Jika kamu dapat menemukannya, memberi kucing suplemen atau camilan khusus penjaga kesehatan gigi dan mulut kucing juga merupakan ide yang baik untuk dilakukan.

Terakhir, rutin memeriksakan mulut dan gigi kucingmu ke dokter hewan, merupakan cara yang sangat baik untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah pada mulut dan gigi si kucing.

Hidup kucing pun jadi lebih sehat, lebih nyaman, dan lebih bahagia, bebas dari rasa sakit gigi dan risiko masalah besar lainnya.

Jadi, ayo jaga kesehatan gigi dan mulut kucingmu!