| 1021 0

Apakah Anjing Benar-Benar Bisa Mengenali Orang jahat?

anjing bisa mengenali orang jahat?

Sering kita melihat aksi heroik anjing yang menyelamatkan atau melindungi tuannya dari orang jahat. Dan banyak orang percaya bahwa hal ini merupakan bukti dari salah satu “kemampuan super” dari anjing, yaitu mengenali orang yang ingin bertindak jahat.

Oleh karena itu, tak heran banyak yang memelihara anjing dengan harapan bisa menjadi penjaga rumah atau keluarganya.

Namun pertanyaannya, apakah anjing benar-benar bisa mengenali orang jahat?

Jawabannya ya dan tidak!

Mari kita bahas!

Anjing adalah makhluk yang memiliki kemampuan indera penciuman yang sangat baik, jauh melampaui kemampuan manusia. Indera ini mampu mengenali hal-hal yang bahkan tidak bisa dikenali oleh indera penciuman manusia.

Lewat kemampuan ini, anjing dapat mengenali hal-hal yang luar biasa, mulai dari bom, narkoba, hingga kanker yang tumbuh di tubuh, dan berbagai perubahan kondisi senyawa-senyawa kimia dalam tubuh.

Poin terakhir, merupakan penyebab mengapa anjing bisa mengenali orang-orang yang jahat.

Dalam dunia sains, ada satu pernyataan yang mengatakan bahwa “segala sesuatu yang sifatnya psikologis adalah biologis.” Artinya, ketika seseorang merasakan suatu keadaan emosional tertentu (misalnya sedih, senang, dan lain-lain), maka akan ada perubahan pada reaksi tubuhnya, mulai dari perubahan detak jantung, aliran darah, dan reaksi kimia dalam tubuh.

Termasuk ketika ada orang yang memiliki niat jahat, yang ketika ia memiliki niat ini, maka di dalam tubuhnya terjadi perubahan-perubahan kondisi biologis tertentu.

Perubahan-perubahan kondisi biologis inilah yang dikenali oleh anjing dan membuatnya merasa tidak nyaman, yang kemudian mendorongnya untuk menggonggongi, bersikap tidak nyaman, atau melindungi tuannya ketika ada orang-orang yang memiliki suatu niat jahat.

Singkatnya, dalam kondisi ini, anjing bisa mengenali orang jahat.

Lalu pertanyaan kedua, apakah setiap orang yang menyebabkan anjing menjadi bersikap tidak nyaman, menggonggong, dan melindungi tuannya adalah orang yang jahat?

Jawabannya adalah tidak.

Karena pada kenyataannya, perubahan kondisi biologis yang membuat anjing merasa tidak nyaman ini, tidak hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki niat jahat, namun juga pada orang-orang yang memiliki berbagai perasaan negatif lainnya, misalnya gelisah, takut, atau stres.

Jadi ketika anjing menggonggongi orang asing yang kebetulan lewat di rumahmu, bukan berarti orang asing tadi memiliki niat jahat kepadamu atau rumahmu. Sebaliknya, bisa saja ia sebenarnya sedang memiliki beban pikiran (stres) atau ia takut kepada anjingmu.

Yang artinya, pada dasarnya anjing tidak benar-benar bisa mengenali orang jahat. Namun lewat indera penciumannya, ia bisa merasakan atau mengenali berbagai perasaan negatif yang dimiliki oleh manusia, salah satunya adalah niat jahat.

Namun, kemampuan anjing merasakan perasaan ini tidak  bisa diabaikan begitu saja. Sebaliknya kita bisa menjadikannya sebagai salah satu alat bantu kita untuk memahami atau mengenali seseorang.

Misalnya, ketika ada seseorang yang menyebabkan anjing menjadi tidak nyaman, hal ini bisa menjadi alarm bagi kita, untuk lebih memperhatikan orang tersebut. Karena bisa jadi orang tersebut benar-benar memiliki niat jahat kepada kita atau bisa jadi di dalam hatinya, ia sedang memiliki masalah serius yang tidak bisa ia ungkapkan, yang mungkin bisa kita tolong.