| 745 0

Waspadalah Ketika Anjing Membenturkan Kepalanya ke Dinding!

Waspadalah Ketika Anjing Membenturkan Kepalanya ke Dinding!

Anjing memang dikenal memiliki berbagai kebiasaan yang terlihat aneh, namun tidak berbahaya. Misalnya kebiasaan mengguling-gulingkan badannya atau kebiasaan untuk mengejar-ngejar ekornya.

Namun, ketika kita melihat anjing membenturkan kepalanya dan mendorong atau menekan kepalanya ke dinding, maka sebaiknya kita mulai waspada. Karena perilaku ini bukanlah salah satu kebiasaan random milik si anjing.

Sebaliknya, perilaku ini bisa menjadi sebuah tanda atau gejala, bahwa ada yang salah dengan kesehatan si anjing kesayangan.

Apa penyebab anjing melakukan ini?

Pada umumnya perilaku anjing satu ini disebabkan karena adanya masalah pada otak anjing (khususnya pada bagian depan otak), atau bisa juga disebabkan oleh suatu masalah metabolisme yang anjing alami.

Contoh masalah-masalah yang berhubungan dengan otak, yang bisa mendorong perilaku ini misalnya tumor otak, keracunan, radang otak, stroke, infeksi sistem saraf, rabies, infeksi (oleh bakteri, virus, atau jamur), luka/cedera pada bagian otak (misalnya karena kepala si anjing terpukul atau tertimpa sesuatu), dan lain-lain.

Sementara, contoh masalah metabolisme yang bisa menyebabkan perilaku ini adalah gangguan liver, yang menyebabkan tubuh tidak bisa mendetoksifikasi racun yang ada di dalam tubuh, yang kemudian menyebabkan zat-zat toksin mulai meracuni tubuh dan membunuh sel-sel otak.

Seperti yang terlihat, masalah-masalah yang bisa menyebabkan anjing menunjukkan perilaku ini bukanlah penyakit-penyakit yang remeh. Oleh karena itu, jika anjing mulai melakukan ini, tidak ada yang salah jika kita mengambil langkah siaga untuk membawa anjing ke dokter hewan untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Mengapa anjing menunjukkan perilaku ini?

Mengapa anjing menunjukkan perilaku ini?

Mengapa anjing menunjukkan perilaku ini?

Meskipun alasan yang menyebabkan anjing menunjukkan perilaku ini belum diketahui dengan pasti, namun besar kemungkinan perilaku ini merupakan usahanya untuk mengurangi rasa sakit yang ia alami.

Karena pada umumnya, masalah yang terjadi pada otak, akan memancing munculnya rasa sakit di bagian kepala. Hal ini terjadi pada manusia, dan besar kemungkinan juga terjadi pada anjing.

Jadi, ketika anjing mulai membenturkan, menekan, atau mendorong kepalanya ke dinding atau objek keras lainnya, maka hal ini dapat disamakan dengan kebiasaan kita yang akan memijat kepala kita, ketika merasakan rasa sakit di area kepala.

Umumnya diikuti dengan gejala lainnya

Lalu, jika kita masih belum yakin apakah perilaku ini disebabkan oleh masalah serius, dan bukannya salah satu kebiasaan iseng si anjing, maka kita harus tahu bahwa masalah-masalah kesehatan di atas juga memiliki gejala-gejala lain.

Misalnya, anjing menjadi tidak bisa tenang, anjing jadi suka mondar-mandir sendiri, anjing tiba-tiba mengalami accident (buang air sembarangan), anjing terlihat bingung dan tidak tahu arah, anjing mengalami kejang-kejang, atau anjing mengalami masalah pada penglihatannya.

 

Jadi, ketika anjing mulai menunjukkan perilaku membenturkan, mendorong, atau menekan kepalanya, dan diikuti oleh gejala-gejala lain seperti di atas, maka tak ada yang salah dengan segera membawanya ke dokter hewan.

Karena bisa jadi lewat antisipasi dini kita, masalah yang ada pada anjing jadi lebih cepat ditemukan dan bisa lebih baik ditangani.