| 812 0

Beragam Hal Aneh yang Kucing Makan, Mengapa dan Dampaknya

Hal Aneh yang Kucing Makan

Cat food, daging, dan ikan adalah beberapa contoh makanan yang normalnya kucing makan dan biasa kita berikan sehari-harinya.

Namun terkadang kucing juga memakan hal-hal yang tidak wajar, mulai dari makanan seperti buah, objek non-makanan seperti plastik, hingga hewan hidup seperti serangga.

Kali ini kita akan membicarakan kebiasaan kucing memakan hal-hal aneh ini dan dampaknya ke tubuh si kucing.

Makanan manusia yang tidak normal dimakan kucing

Ada banyak makanan yang normalnya tidak dimakan oleh kucing, namun beberapa kucing tetap memakannya. Ada yang pernah bercerita jika kucingnya suka memakan semangka, suka memakan kentang goreng, atau meminum susu.

Kebiasaan kucing memakan makanan manusia ini sendiri sangat besar kemungkinannya disebabkan karena ia mencontoh kita.

Misalnya, ketika kita duduk-duduk sambil memakan biskuit, maka kucing akan tertarik dan penasaran dengan biskuit tersebut, sehingga jika kita iseng memberinya, si kucing akan memakan biskuit tersebut.

Perkiraan ini muncul karena berdasarkan penelitian, kucing memiliki sensitivitas rasa yang berbeda dengan kita manusia, misalnya mereka tidak bisa merasakan rasa manis. Sehingga tidak mungkin kucing suka memakan makanan tersebut karena ia suka rasanya.

Bukan pula dari sisi aromanya, karena ternyata kucing tetap mau memakan makanan kita, meskipun makanan tadi tidak berbau amis.

Lalu, apakah kebiasaan ini bisa dibiarkan?

Tergantung! Karena pada kenyataannya ada banyak makanan manusia yang tidak boleh dimakan atau diminum oleh. Misalnya cokelat, kopi, teh, susu, anggur, bawang, dan lain-lain.

Makanan-makanan ini sebaiknya kamu hindari sepenuhnya untuk diberi kepada kucing.

Ada pula makanan-makanan yang relatif tidak berbahaya bagi kucing, atau hanya berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Misalnya kentang, semangka, atau stroberi.

Untuk makanan-makanan ini, jika kamu iseng, tak ada yang salah dengan memberinya dalam jumlah sedikit untuk memuaskan rasa ingin tahu si kucing.

Objek-objek non-makanan

Kucing juga sering memakan objek-objek yang bukan makanan, seperti plastik atau kertas. Dan umumnya, alasan kucing memakan objek tersebut bukanlah karena lapar.

Melainkan ia memakannya untuk bermain-main atau karena tertarik dengan aromanya.

Contohnya ketika kucing memakan plastik.

Pertama-tama ia akan tertarik dengan plastik tadi karena ia mencium adanya aroma tertentu yang menarik perhatiannya. Misalnya aroma amis atau makanan yang sebelumnya dibungkus plastik tersebut.

Kemudian karena tertarik, maka kucing mencoba berinteraksi dengan objek tersebut, mulai dengan menggunakan tangannya hingga mulutnya.

Kemudian muncullah bunyi “kresek-kresek” yang terdengar ketika kucing memainkan plastik tadi. Nah! Suara inilah yang membuat kucing menjadi semakin penasaran dan semakin asyik bermain dan menggigit-gigitinya. Yang akhirnya membuat kucing sedikit memakan objek tersebut.

Kebiasaan memakan objek non-makanan ini merupakan sebuah kebiasaan berbahaya yang sebaiknya segera dihentikan. Karena objek-objek tadi memiliki kemungkinan besar menyebabkan masalah pada sistem pencernaan si kucing.

Hewan-hewan kecil yang masih hidup

Mulai dari kecoa, belalang, tikus, hingga burung, hewan-hewan ini adalah hewan yang sering kali diburu oleh kucing, dan terkadang mereka mau memakannya.

Pada dasarnya, mereka akan mengejar, menangkap, membunuh hewan-hewan ini, dan bisa jadi memakannya; karena ia didorong oleh insting alaminya.

Dan pada dasarnya pula, kucing aman memakan hewan-hewan ini karena tubuh mereka memang mampu memproses hewan-hewan ini menjadi makanan yang berguna untuk tubuhnya. Terutama jika ia terbiasa memakan makanan mentah.

Hanya saja, terkadang ada hal-hal lain yang membuat kucing bisa terancam ketika memakan hewan-hewan ini. Misalnya, bibit penyakit atau parasit yang dibawa oleh hewan tersebut, atau zat-zat beracun dan toksin yang dibawa oleh hewan-hewan tersebut.

Sehingga sebisa mungkin hindarilah kucing memakan hewan-hewan tersebut. Kamu bisa menggunakan mainan sebagai pengganti hewan-hewan tersebut untuk memuaskan insting berburu si kucing.

Dan sebagai penutup, siap siagalah selalu untuk membawa kucingmu ke dokter hewan! Karena tidak mungkin kamu bisa 100% mengawasi gerak-geriknya dan apa yang ia makan.

Jadi seandainya kamu menemukan kucingmu mendapatkan efek buruk karena ia memakan makanan yang tidak seharusnya ia makan, kamu dapat segera memberi pertolongan atau membawa kucing kesayanganmu itu ke dokter hewan.