| 1358 0

Tips Aman Mengubah Makanan Anjing Kesayanganmu

makanan anjing

Mengubah menu makanan anjing bukanlah hal yang dapat dilakukan sembarangan. Karena berbeda dengan kita, perubahan menu makanan pada anjing dapat memberikan dampak yang cukup besar kepadanya.

Dampak yang paling kecil adalah ia menjadi tidak mau makan, sedangkan dampak yang lebih besar perubahan menu makanan dapat mempengaruhi kesehatan si anjing.

Untuk menghindari berbagai masalah yang dapat datang ketika mengubah makanan anjing, berikut ini beberapa tips yang membuat hal ini menjadi lebih aman lagi.

Rencanakan dengan matang

Sebelum memutuskan untuk mengganti menu makan anjingmu, rencanakanlah dengan matang terlebih dahulu. Cari tahu nutrisi apa yang benar-benar anjingmu butuhkan, dan juga sesuaikan makanan dengan usia dan ukuran tubuh anjing.

Pastikan pula makanan baru yang hendak kamu beri ke anjing memiliki kualitas yang baik bagi anjingmu. Jika kamu tahu apa yang menyebabkan alergi pada anjingmu, maka pastikan pula bahwa bahan penyebab alergi tersebut tidak ada pada makanan barunya.

Terakhir tak perlu terlalu sibuk memilih produk makanan yang spesifik untuk ras tertentu, karena pada dasarnya hal ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan bagi si anjing.

Jika kamu tidak yakin dalam membuat perencanaan makanan yang akan kamu beri ke anjingmu, maka kamu bisa berkonsultasi dengan dokter hewan kepercayaanmu, untuk hasil yang lebih tepercaya.

Ubah makanan anjing dengan perlahan

Proses penggantian makanan anjing pun tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba, karena hal ini kemungkinan besar dapat menyebabkan anjing menjadi tidak mau makan atau menyebabkan masalah pada sistem pencernaannya.

Oleh karena itu, pergantian sebaiknya dilakukan secara perlahan-lahan. Salah satu contoh skema perubahan makanan anjing misalnya:

Hari pertama: 75% makanan lama, 25% makanan baru

Hari kedua: 70% makanan lama, 30% makanan baru

Hari ketiga: 60% makanan lama, 40% makanan baru

Hari keempat: 50% makanan lama, 50% makanan baru

Hari kelima: 40% makanan lama, 60% makanan baru

Hari keenam: 25% makanan lama, 75% makanan baru

Hari ketujuh: 0% makanan lama, 100% makanan baru

Tentunya skema di atas hanyalah contoh. Kamu bisa menggunakan skema yang lain, selama perubahan makanan tetap berjalan secara perlahan-lahan.