| 1779 0

7 Alasan Mengapa Kucingmu Bisa Menjadi Agresif

kucing menjadi agresif

Stres

Ketika kucing dalam keadaan stres, maka ia akan menjadi lebih rentan menjadi lebih agresif daripada keadaan normalnya. Dan sayangnya, ada banyak hal yang bisa membuat si kucing menjadi stres.

Misalnya, ketika kucing baru pindah ke rumah baru, masa-masa penyesuaian diri akan membuat si kucing stres. Ia juga bisa menjadi stres ketika harus menyesuaikan diri dengan kehadiran orang, kucing, atau hewan baru lain di lingkungan rumahmu.

Dan tentunya, perlakuan yang tidak menyenangkan yang dirasakan si kucing, juga akan membuat si kucing menjadi stres.

Trauma

Kucing memiliki ingatan yang baik. Kemampuan ini membuat mereka dapat menjalani hidup dengan baik. Sayangnya, kemampuan ini juga membuat si kucing bisa menjadi trauma terhadap hal-hal yang pernah meninggalkan ingatan tidak menyenangkan pada dirinya.

Contoh sederhananya, misalnya ia pernah memiliki pengalaman buruk terhadap bola, yaitu ia tertendang bola ketika masih kecil. Kejadian ini bisa menyebabkan trauma pada dirinya, dan setiap kali bertemu bola, maka ia akan berubah menjadi kucing yang bersikap agresif.

Ketidakseimbangan hormon atau zat kimia dalam tubuh

Sama seperti manusia dan makhluk hidup lainnya, ketidakseimbangan hormon dan zat kimia dalam tubuh kucing dapat menyebabkan perubahan sikap dan perilakunya.

Hanya saja, bedanya kita bisa mengontrol ketidakseimbangan ini dan memastikan bahwa kita tetap bisa bersikap normal. Dan hal ini tidak bisa dilakukan oleh kucing dan berbagai hewan lainnya.

Ketidakseimbangan ini bisa benar-benar mengubah sikap dan perilakunya, termasuk menjadi lebih agresif. Penyebabnya pun beragam, bisa karena lingkungannya atau bahkan penyakit yang ia derita. Sulit untuk memahami alasan kucing menjadi agresif jika inilah penyebab sikap agresifnya.