| 1549 0

Ternyata, Jadi Seorang Pencinta Kucing Baik untuk Kesehatan Kita

Ada banyak cara untuk memiliki hidup yang sehat, termasuk salah satunya menjadi seorang pencinta kucing, siapa sangka?

Namun inilah kenyataannya, yaitu mencintai dan memelihara kucing dapat membantu kita mendapatkan berbagai dampak positif untuk kesehatan fisik dan mental kita.

Membantu memiliki daya tahan alergi yang lebih baik

Alergi adalah salah satu kondisi fisik yang sulit (atau bahkan mustahil) untuk disembuhkan secara menyeluruh. Namun daya tahan tubuh terhadap alergi dapat dilatih.

Dan memelihara kucing (serta berinteraksi dengannya), merupakan salah satu bentuk latihan daya tahan terhadap alergi yang sangat baik.

Studi menemukan bahwa anak-anak yang sejak kecil sudah terbiasa berinteraksi dengan kucing akan memiliki daya tahan terhadap alergi yang jauh lebih baik ketika ia bertumbuh dewasa nanti. Beberapa sumber bahkan mengatakan, jika seorang ibu hamil terbiasa berinteraksi dengan kucing, maka anak yang dilahirkan nanti akan memiliki risiko alergi yang lebih kecil.

Bahkan lebih dari sekedar alergi, anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan kucing juga dipercaya akan memiliki imunitas yang lebih baik terhadap berbagai virus, kuman, dan bakteri penyebab penyakit.

Jadi mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil sebaiknya menjauhi kucing, merupakan mitos yang bisa diperdebatkan, karena sebaliknya, kucing bisa memberi dampak baik bagi anak yang dikandung ibu hamil tadi. (tentunya dengan catatan kucingnya dirawat dengan bersih dan benar!)

Mengatasi rasa stres

Kucing benar-benar bisa membantu kita mengatasi rasa stres, dan hal ini sendiri sudah terbukti secara ilmiah. Mereka dapat menjadi seorang sahabat yang membuat kita terhindar dari rasa kesepian, stres, dan juga depresi.

Ketika seorang pencinta kucing bermain dan berinteraksi bersama kucing, maka tubuhnya akan memproduksi hormon oxytocin. Hormon ini sendiri sering disebut sebagai “hormon cinta,” karena memang hormon ini berperan dalam menciptakan perasaan senang dan bahagia pada diri seseorang, dan tentunya mengurangi stres yang seseorang rasakan.

Sebagai sahabat, kucing juga merupakan “obat” yang dapat mengatasi masalah kesepian yang seseorang rasakan. Karena meskipun terkesan sepele, kesepian merupakan salah satu penyebab utama seseorang menjadi stres dan depresi.

Kesepian sendiri cukup umum menyerang orang-orang dewasa dan orang-orang lanjut usia. Karena itu adalah hal yang sangat baik bagi mereka untuk menemukan sahabat yang baik agar terhindar dari keadaan ini. Dan kucing, adalah salah satu pilihan sahabat terbaik yang dapat Anda pilih.