| 1182 0

Mengapa Masalah Kutu pada Anjing Sering Membandel?

masalah kutu anjing

Masalah kutu cukup umum menyerang anjing, dan solusinya pun bisa dibilang sudah tidak asing lagi. Namun karena suatu alasan tertentu, masalah kutu ini bisa terus membandel, entah itu tidak kunjung hilang atau terus kembali lagi.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Kutu menjadi resistan

Penggunaan obat, bedak, sampo, atau treatment pembasmi kutu lainnya yang berkualitas rendah, bisa jadi tidak mematikan kutu dan telur kutu yang menempel di tubuh anjing secara menyeluruh. Ketika kutu-kutu tadi tidak benar-benar mati oleh perawatan anti-kutu yang Anda berikan, maka kutu-kutu tadi bisa menjadi resistan atau menjadi kebal dengan produk anti-kutu Anda.

Oleh karena itu, daripada kutu-kutu di tubuh anjing Anda menjadi resistan, tak ada salahnya untuk merogoh kocek lebih dalam untuk memilih produk dengan kualitas yang lebih baik.

Anjing menggaruk-garuk terlalu berlebihan

Sering kali, anjing tidak merasa nyaman ketika Anda baru memberikannya produk anti-kutu, misalnya memberikannya bedak anti-kutu. Ketika anjing merasa tidak nyaman, mereka akan berusaha menjatuhkan produk yang diberikan tadi dari tubuhnya, salah satu cara yang paling umum dilakukannya adalah menggaruk-garuk tubuhnya.

Hal ini tentunya membuat efektivitas dari produk anti-kutu pilihan Anda menjadi menurun, dan membuat kutu tetap membandel di tubuh anjing Anda.

Kesalahan cara penggunaan produk anti-kutu

Terkadang, alasan mengapa kutu bisa membandel di tubuh anjing Anda berasal dari kesalahan Anda menggunakan produk anti-kutu. Misalnya, ketika Anda baru membedaki anjing Anda dengan bedak anti-kutu, Anda malah langsung memandikannya dengan harapan kutu akan menjadi cepat jatuh.

Padahal hal ini adalah hal yang sangat salah. Ketika Anda baru memberikan bedak, maka Anda seharusnya tidak memandikannya dulu selama 24 jam, agar bedak anti-kutu Anda bekerja dengan maksimal.