| 771 0

Mengenal Masalah Overprotective pada Anjing

Overprotective pada Anjing

Anjing yang selalu siap membela dan melindungi pemiliknya dalam situasi buruk, namun juga bersikap ramah dan bersahabat dalam keadaan normal; tentunya merupakan anjing idaman setiap pencinta anjing. Permasalahannya, terkadang ada anjing-anjing yang mau melindungi pemiliknya dengan sangat berlebihan, atau dengan kata lain, bersifat overpropective.

Apakah perilaku ini merupakan sebuah masalah?

Tentu! Bayangkan, jika anjing Anda menyerang orang asing hanya karena orang tadi menjabat tangan atau berbicara dengan Anda. Ya hal ini benar-benar bisa terjadi jika anjing Anda memiliki sifat overprotective, karena menurutnya siapa saja yang mendekati Anda merupakan sebuah ancaman yang dapat membahayakan Anda.

Bukan hanya kepada orang asing, bukannya sebuah hal yang mustahil jika anjing overprotective Anda menyerang kerabat atau saudara Anda sendiri, karena si anjing salah menyangka bahwa mereka adalah orang-orang yang berbahaya untuk Anda.

Jika Anda ragu apakah anjing Anda memiliki masalah overprotective atau tidak, coba perhatikan perilakunya ketika Anda berinteraksi dengan orang lain (terutama orang yang asing baginya), misalnya ketika Anda berbincang dengan akrab, berpelukan, atau berjabat tangan orang tadi.

Kemudian perhatikan respons anjing Anda! Jika ia memisahkan Anda dan orang tersebut, menggonggong dan mengeram, atau menunjukkan pose agresif dengan menunjukkan bibir dan giginya, maka besar kemungkinan anjing Anda memiliki masalah perilaku ini.

Penyebab overprotective pada anjing

Overprotective sendiri sering kali disebabkan oleh kesalahan dalam merawat anjing, yaitu kurangnya ketegasan, arahan, dan kepekaan Anda terhadap perilaku anjing.

Misalnya, membiarkan anjing menggonggongi orang asing yang kebetulan lewat di depan rumah dan membuat orang asing tadi kabur ketakutan, akan membuat anjing berpikir bahwa perilaku ini tidaklah salah. Atau bahkan terang-terangan memuji anjing ketika ia menunjukkan sikap agresif kepada orang asing yang tidak bersalah.

Bahkan sebenarnya, bibit untuk bersikap overprotective dapat dimiliki anjing sejak ia masih kecil. Misalnya ketika ia menunjukkan sikap agresif terhadap orang-orang Anda malah menertawakannya karena melihat sikap tersebut amatlah lucu. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya hal yang Anda lakukan tersebut diartikan sebagai sebuah respons positif bagi si anak anjing, yang kemudian membuatnya terus melakukan kebiasaan agresif ini.