| 1692 0

Kucing Scottish Fold, Si Telinga Tertutup yang Manja

Kucing Scottish Fold

Bagi Anda yang baru saja berkeinginan untuk mengadopsi atau memelihara kucing, mungkin jenis Scottish Fold bisa jadi alternatif pilihan untuk menemani keseharian Anda. Meskipun belum sepopuler jenis Anggora atau Persia, kucing ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang menyukai kucing berpenampilan menarik, karena bentuk kuping terlipat khas miliknya.

Tentunya, sebelum memutuskan untuk memeliharanya, sebagai penyayang binatang yang bijak, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

Asal usul Scottish Fold

Ras ini pertama kali ditemukan di area pertanian Pertshire, Skotlandia oleh seorang petani pada tahun 1961. Namun, ketika ditemukan kucing yang diberikan nama Sussie yang sudah berperawakan berbulu putih dan telinga melipat ini ternyata sedang hamil, dan kemudian melahirkan anak-anak kucing yang memiliki perawakan sama dengannya. Lalu, salah satu anak Sussie diadopsi oleh William Ross dan istrinya yang bernama Mary, yang merupakan tetangga petani tersebut yang juga merupakan seorang pencinta kucing.

Pada awalnya, Ross memberi nama “Flops” (singkatan dari flopy ears) untuk ras kucing ini. Namun di tahun 1966, Ross mengganti nama tersebut dengan “Scottish Fold” untuk menunjukkan asal ras kucing. Kemudian, dengan bantuan seorang ahli genetik bernama Pat Turner, Ross mengembangbiakkan ras ini sehingga menghasilkan 42 ekor Scottish Fold bertelinga melipat dari antara 76 ekor yang dilahirkan.

Setelah berhasil mengembangkan ras ini, Ross kemudian mendaftarkan ras Scottish Fold ke Governing Council of the Cat Fancy (GCCF). Namun pada tahun 1971, GCCF menghapus ras ini dari daftar karena gen yang belum stabil. Ras Scottish Fold juga belum diakui oleh FIFe (Fédération Internationale Féline), karena dikhawatirkan kelainan genetik yang dibawa oleh ras ini akan berdampak buruk pada kesehatan kucing itu sendiri, di antaranya kelumpuhan anggota badan dan ketulian.

Melihat kekhawatiran tersebut, para peternak kucing di Amerika mencoba untuk memperbaiki genetik Scottish Fold. Mereka mengawinkan kucing jenis ini dengan ras British Shorthair dan American Shorthair. Ternyata, proses perkawinan ini berhasil menciptakan Scottish Fold dengan gen yang lebih stabil dan mengurangi risiko kesehatan yang mengancam kucing akibat kelainan genetik. Meskipun sudah menghasilkan Scottish Fold yang sempurna, hingga kini baru ada 2 organisasi yang mengakui ras Scottish Fold, yaitu The International Cat Association (TICA) dan Cat Fanciers’ Association (CFA).