| 858 0

Lima Cara Sukses Selamatkan Kucing Dari Obesitas

obesitas pada kucing

Memiliki kucing yang gemuk mungkin bagi Anda terlihat menggemaskan dan dapat dijadikan sebuah bantal hidup yang empuk untuk bersandar. Tetapi tahukah Anda, dibalik kelucuannya tersebut ternyata menyimpan beberapa penyakit yang membahayakan seperti gangguan pernafasan, diabetes, masalah persendian, dan masih banyak lagi.

Penyakit tersebut disebabkan salah satunya karena kelebihan bobot / obesitas yang terjadi pada hewan kesayangan Anda. Faktornya pun juga bermacam – macam, seperti  ketidaktahuan pemilik dalam memberikan asupan kepada peliharaannya serta ketidaktegaan ketika mereka meminta secara manja untuk terus memberi nya makanan.

Sebagai pemilik hewan tentunya harus bijak dan mengontrol asupan yang diberikan saat memberikan makanan. Bukan karena pelit atau tidak sayang, melainkan untuk menghindari bahaya obesitas yang ditimbulkan agar mereka dapat hidup sehat dan terus menemani di sebelah Anda.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari bahaya obesitas pada kucing kesayangan:

Utamakan makanan organik

Seperti makanan manusia, banyak makanan kucing di pasaran yang mengandung zat kimia berbahaya. Biasanya apabila terus dikonsumsi akan timbul sakit radang, apabila kucing merasa sensitif. Sakit tersebut akan seiring mereda, jika Anda mengurangi asupan makanan biasa dan diganti dengan makanan organik. Selain lebih sehat untuk dikonsumsi, Anda juga bisa membuatnya sendiri termasuk mengatur protein pada bahan-bahannya, seperti ayam, daging, atau ikan.

Memiliki kaya serat

Serat memiliki kandungan nutrisi karbohidrat kompleks yang sulit dicerna. Hal tersebut tentunya akan membuat kucing merasakan kenyang lebih lama. Ini bisa jadi salah satu solusi untuk mengakali kucing Anda untuk tidak terus-menerus meminta makan. Selain kaya akan gizi, serat juga baik untuk pencernaan.

Minimalkan karbohidrat, Maksimalkan Protein

Kiat menurunkan berat badan pada kucing adalah mengurangi konsumsi kalori. Betul adanya bila kalori dibutuhkan kucing Anda sebagai sumber tenaga, tetapi anda bisa mengganti sumber kalori dari karbohidrat menjadi protein. Makanan yang kaya akan protein akan membuat kucing mencerna lebih lama dibanding karbohidrat. Kalori yang dihasilkan oleh protein pun juga tidak akan menumpuk lemak pada tubuh.