| 1142 0

Menjinakkan Kucing Liar Berawal dari Membangun Kepercayaannya, Ini Caranya

Menjinakkan Kucing Liar

Pernahkah pada suatu hari Anda menemukan seekor kucing liar masuk ke dalam halaman rumah Anda, dan menjadikan halaman rumah tersebut menjadi tempat tinggalnya?

Kemudian, karena Anda adalah seorang pencinta kucing dan tertarik untuk memeliharanya, Anda pun mencoba menjinakkan dan mengadopsinya.

Tetapi ternyata keinginan tadi tidak dapat terwujud dengan mudah, karena bukannya menurut kepada keinginan Anda untuk menjadi sahabatnya, si kucing tadi malah bersikap takut atau malah agresif kepada Anda.

Hal ini terjadi karena si kucing belumlah percaya kepada Anda, yang tentunya membuat ia enggan berteman dengan Anda. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun kepercayaannya kepada Anda. Berikut caranya.

Memahami si kucing

Proses pembangunan kepercayaan akan menjadi lebih mudah jika Anda dapat memahami apa yang dirasakannya, apakah ia sedang merasa takut, agresif, atau nyaman dengan keberadaan Anda. Dengan mampu mengetahui hal-hal tersebut, maka Anda dapat mengetahui perilaku terbaik apa yang seharusnya Anda lakukan.

Misalnya, ketika kucing sedang agresif, maka sebaiknya Anda tidak mencoba menyentuhnya jika tidak mau celaka, atau ketika kucing sedang ketakutan, cobalah untuk tidak mendekatnya secara tiba-tiba agar ia tidak lari terbirit-birit dan mencelakakan dirinya, dan tentunya tahu kapan bahwa si kucing mulai percaya dan dapat Anda dekati dan Anda sentuh.

Memahami bahasa tubuh yang ditunjukkan kucing merupakan cara yang paling ampuh untuk memahami si kucing liar tadi.

Beri ia makan

Walau terdengar sangat murahan, memberi si kucing makan merupakan cara yang paling ampuh untuk meningkatkan kepercayaannya kepada Anda. Karena, ketika Anda memberi ia makan, maka ia akan mulai mengasosiasikan Anda sebagai sumber makanan, dan kemudian orang baik yang dapat dipercaya.

Proses pembangunan percayaan lewat makanan ini pun harus dilakukan perlahan, agar si kucing mau memakan makanan yang Anda berikan.

Salah satu cara yang cukup ampuh adalah dengan memberinya makanan dan menjauhkan diri Anda dari makanan tersebut. Hal ini karena kucing yang tidak mempercayai Anda tidak akan mau menyentuh makanannya ketika Anda ada di dekat makanan tersebut. Bahkan beberapa kucing menunjukkan ketidakpercayaannya kepada Anda dengan mengambil makanan tersebut dan memakannya di tempat yang jauh yang ia rasa aman. Ingat, hal ini wajar!

Secara perlahan-lahan, perilaku mengambil makanan ini akan berubah, karena ia merasa semakin tidak terancam. Ia akan mulai makan di tempat makanan diberikan, dan Anda pun dalam secara perlahan-lahan mendekatkan diri Anda kepada si kucing ketika ia sedang makan. Ketika kucing berlari ketika Anda mendekat, jangan sakit hati! Ini adalah sebuah proses pembangunan kepercayaan.

Ketika ia mulai percaya kepada Anda, ia akan mau makan dengan Anda berada di sisinya, bahkan mau memakan makanan yang langsung Anda suapi.

Jika dilakukan secara rutin dan konsisten, maka layaknya di film “Air Bud,” si kucing pun akan mulai menganggap Anda sahabatnya dan Anda pun dapat melakukan interaksi yang lebih lanjut lagi.