| 815 0

Dora dan Brandon, Anjing yang Mengamankan Debat Perdana Cagub DKI

Dora dan Brandon

Debat perdana Calon Gubernur DKI 2017, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di Hotel Bidakara, Jumat (13/1/2017) sampai saat ini masih menjadi perbincangan hangat masyarakat ibukota.

Namun, dibalik debat yang berlangsung seru dan panas tersebut, hal yang patut disyukuri adalah acara dapat berlangsung tertib dan aman. Hal ini salah satu faktornya berkat kepiawaian kedua anjing milik Polda Metro Jaya yang menjaga sekitar area selama acara berlangsung.

Bripda Angga D.S, anggota Unit Satwa (K-9) menjelaskan meskipun di Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya terdapat terdapat 30 ekor anjing, untuk acara debat calon gubernur dan wakil gubernur ini, mereka hanya menurunkan dua ekor yakni Brandon dan Dora.

“Hal ini bukan tanpa alasan. Meskipun kami hanya membawa dua anjing, tetapi ini bukan penugasan pertama kalinya turun ke jalan, Melainkan, mereka sudah sering dan berpengalaman,” ucap Angga.

Salah satunya Brandon, anjing jantan berjenis Labrador yang handal dalam mencium bahan peledak ini sudah sering turun ke jalan, diantaranya ketika pasca kejadian Bom Thamrin, Bom Panci Bekasi, dan Teror Bom Tangerang.

“Selain itu, Brandon juga pernah turun untuk mensterilisasi lokasi seperti konferensi Asean Police dan beberapa konser seperti DWP (Djakarta Warehouse Project),” jelas Angga.

Kemudian, Angga juga membawa Dora, anjing betina berjenis Rotweiler yang mempunyai kelebihan berbeda. Ia mengungkapkan apabila Brandon mempunyai keahlian pada penciumannya, sedangkan anjing yang satu ini memiliki keahlian dalam agresivitas tinggi.

“Karena dia agresif, Dora lebih handal dalam menghalau apabila ada sekelompok massa yang onar atau mengejar pelaku tindak kriminal.,” jelas Angga.

Angga juga mengungkapkan untuk dapat melatih kedua anjing ini hingga handal pada spesialisasinya masing – masing, diperlukan latihan yang ketat dan disipilin setiap harinya.

“Untuk Brandon meskipun penciumannya sudah tajam, tetapi kami terus melatihnya untuk mencium bahan peledak seperti black powder, tnt, dan C4. Sementara Dora, untuk mengasah agility nya kami melatih kecepatan dan keagresifannya. Salah satunya latihan dengan menggunakan hand protector,” tutup Angga.