| 945 0

Penyakit-Penyakit yang Dapat Menular di Antara Anjing dan Kucing

Penyakit Pada Anjing dan Kucing

Topik ini merupakan topik yang penting diperhatikan untuk Anda yang memelihara anjing dan kucing di rumah, karena ternyata ada penyakit-penyakit yang dapat menular dari anjing ke kucing atau sebaliknya.

Mari ketahui beberapa penyakit tersebut, agar Anda dapat melakukan tindakan yang tepat, ketika salah satu peliharaan Anda terserang penyakit tersebut dan mencegah menyebarnya penyakit tersebut ke peliharaan lainnya.

Beragam parasit yang bersarang di usus

Anjing dan kucing sama-sama dapat tertular dan menularkan bermacam-macam parasit yang umumnya bersarang di usus, seperti misalnya hookworm (cacing tambang), roundworm (cacing gelang), tapeworm (cacing pita), dan whipworm (cacing cambuk).

Parasit-parasit ini berbahaya bagi anjing dan kucing, karena selain menyerap nutrisi yang masuk ke dalam tubuh mereka, parasit-parasit ini juga dapat merusak berbagai organ tubuh lewat infeksi yang mereka sebabkan.

Penularan parasit-parasit ini umum terjadi jika tempat atau kebiasaan hidup anjing dan kucing tidak higiene, karena parasit-parasit ini menyebar lewat feses sebagai media penyebarannya.

Anda sebagai pemilik juga harus berhati-hati, karena selain dapat menyebar di antara anjing dan kucing, parasit-parasit ini juga dapat menyebar dari dan kepada manusia.

Cara terbaik untuk mencegah terjadinya masalah ini pada hewan peliharaan Anda adalah dengan menjaga kebersihan dan memberikannya ia obat anti-parasit sesuai anjuran dokter hewan.

Ringworm

Ringworm adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh jamur yang dapat menyerang anjing dan kucing, dan menyebar di antara keduanya. Penyebaran penyakit ini disebarkan oleh spora yang dikeluarkan oleh jamur penyebabnya.

Spora jamur ini dapat menyebar lewat kontak fisik langsung antar hewan, atau karena spora yang menempel di karpet, tanah, lantai, atau alat grooming hewan; yang ketika hewan lain menyentuh alat atau tempat tersebut, maka spora dari jamur penyebab ringworm akan dapat berpindah ke hewan lain tersebut, dan menyebabkan ringworm.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan peliharaan. Jika Anda terbiasa menjaga penampilan hewan peliharaan Anda sendiri, maka usahakan untuk memiliki alat grooming yang berbeda, untuk meminimalisasi risiko menyebarnya penyakit ini.