| 891 0

Popoto Photography, Berawal Dari Hobi Berbuah Pengalaman Berharga

Bekerja sesuai hobi pastinya sangat menyenangkan, selain hasil atau reward yang diterima tentunya juga tidak merasa mengeluh atas apa yang dikerjakan. Hal ini mungkin menjadi impian bagi banyak orang, namun sebagian dari kita terkadang masih belum berani untuk mengambil keputusan ini dengan beragam alasan.

Namun, terkecuali dengan Adit dan Sara. Pasangan suami – istri sekaligus pendiri Popoto Photography ini sejak lulus dari jenjang universitas merasa bahwa hobinya dalam dunia fotografi dapat dijadikan pekerjaan yang menjanjikan. Tetapi, menariknya pasangan ini mengambil jalan yang berbeda dari fotografer kebanyakan. Yakni berfokus pada objek hewan peliharaan khususnya anjing dan kucing.

Mencintai hewan sejak kecil

Mereka mengungkapkan bahwa pemilihan tersebut tentunya bukan tanpa alasan, kecintaan mereka pada hewan sejak kecil yang membuatnya memilih jalan ini.

“Kalau saya sendiri sejak kecil sudah pelihara binatang, terutama anjing. Bahkan ayah dan ibu saya dulu sempat breeding untuk anjing lokal, namun setelah pindah ke Jakarta untuk kuliah sempat tidak bersentuhan sama sekali. Akhirnya, setelah menikah dengan dia (Sara) dan sudah punya rumah sendiri saya kembali memelihara anjing,” ungkap Adit yang kini juga memlihara dua anjing berjenis Golden Retriever.

Sempat mempunyai keraguan

Adit juga menceritakan bahwa sebenarnya dulu tidak terlalu yakin untuk bekerja di bidang ini karena belum sepenuhnya yakin pada kemampuannya,  tetapi istri tercinta yang juga mempunyai hobi fotografi turut serius dan meyakinkannya.

Tetapi hanya bermodal nekat dan keyakinan, bagi pasangan ini tidaklah cukup untuk membuat hobi ini menjadi pekerjaan. Apalagi mereka bukan dari berlatar belakang pendidikan formal yang mempelajari bidang tersebut. Namun itu bukan menjadi satu hambatan pasti yang dapat menghalang impian mereka.

“Saya sewaktu kuliah mengambil jurusan psikologi, sedangkan Adit mengambil Desain Komunikasi Visual, tetapi itu tidak membuat kami berhenti, justru menjadi saling belajar dan mengisi satu sama lain,” ucap Sara.

Tetapi hebatnya, mereka tetapi tidak berpikir salah mengambil jurusan malah merasa bersyukur karena bertambah ilmu baru dan ternyata ilmu yang dipelajari sewaktu dulu secara tidak langsung masih dapat diaplikasikan yang belum tentu dimiliki fotografer lainnya.

Hingga akhirnya pada 2009 mereka membeli sebuah kamera dan belajar secara dalam dengan cara otodidak dan berbasiskan internet hingga akhirnya mendirikan Popoto Photography pada 2012.