| 768 0

Fungsi Kumis Pada Kucing

Bagi para catlovers, pernahkah memperhatikan kumis pada hewan berbulu kesayangan dan bertanya fungsi nya? Kumis pada kucing atau lebih dikenal sebagai vibrissae, ternyata bukan hanya sekedar hiasan semata untuk membuat kucing Anda tampak lucu.

Dalam kumis mereka  memiliki fungsi yang bermacam – macam dan amat peka pada rangsangan atau sentuhan. Ukurannya yang lebih tebal dari bulu mereka ini adalah reseptor yang terhubung dengan system saraf pada kucing.

Berikut diantaranya fungsi kumis pada kucing kesayangan:

Alat navigasi

Kumis pada kucing ternyata dapat membantu mereka dalam lingkungan yang gelap. Hal tersebut dikarenakan, kumis mereka dapat mendeteksi perubahan udara. Melalui kemampuan tersebut mereka seperti memiliki sensor untuk menghindari atau menabrak suatu objek dalam kegelapan  dengan merasakan perubahan udaranya.

Tidak hanya itu saja, kemampuan untuk mendeteksi arus udara ini ternyata juga membantu kucing ketika sedang berburu, karena kucing dapat mendeteksi gerakan cepat mangsanya melalui kumisnya tersebut.

Alat pengukur ketika masuk lubang

Kumis pada moncong kucing juga membantu menentukan apakah mereka dapat masuk atau tidak apabila hendak melalui lubang. Secara teoritis, kumis pada moncongnya memiliki lebar yang sama dengan tubuh kucing, jadi kucing bisa memperkirakan apakah dirinya bisa masuk ke dalam lubang itu atau tidak.

Ketika kucing memasukan kepalanya ke dalam lubang, mereka tidak sekedar melihat ke dalamnya saja, namun kucing juga sedang memeriksa dengan kumisnya apakah dirinya muat masuk lubang atau tidak. Namun sayangnya kumis kucing tidak selalu akurat, terutama bagi kucing yang kelebihan berat badan.