| 1435 0

Kenny Rao: Tiga Hal Wajib Diketahui Untuk Menjadi Profesional Dog Trainer

Bagi para dog lovers tentunya tidak asing lagi dengan salah satu acara di National Geographic Channel yaitu “The Dog Whisperer With Cesar Milan”. Kepiawaian Cesar dalam memahami dan melatih anjing pada setiap episode yang ia bawakan selalu membuat decak kagum. Tetapi, tahukah Anda bahwa di Indonesia ada salah satu pelatih anjing yang tidak kalah hebatnya?

Dia adalah Kenny Rao. Dalam kurun beberapa tahun, Kenny sudah mampu menjadi pemenang dalam kancah nasional hingga Internasional di antaranya 3rd Indonesia National Championship 2011, 3rd Place Indonesia Sieger Prufung 2013, 2nd Place South East Asia IPO Championship 2013, 2nd Place FCI Asia Pacific Section Show 2016, dan masih banyak lagi.

Kenny yang juga mendirikan tempat pelatihan anjing bernama BlackFace Club pada tahun 2008 ini mengatakan bahwa, untuk menjadi professional dog trainer bukanlah hal yang mustahil karena semua orang dapat melakukannya. Tetapi ia mengungkapkan tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut di antaranya:

Ketahui bakat spesifik

Dalam professional dog trainer banyak sekali bidang yang bisa dikuasai, seperti sports dog, dog skill, personal protection dog, dan masih banyak lainnya. Tentunya semua hal tersebut bisa Anda pelajari, tetapi akan lebih baik ketika Anda untuk mengetahui dan memilih bidang yang sesuai dengan minat dan bakat.

Memilih salah satu bidang secara spesifik akan membantu Anda mempelajari bidang tersebut secara lebih dalam. Selain itu, dalam mempelajarinya pun Anda tidak akan merasakan kesulitan yang berarti karena telah memilih berdasarkan kesukaan dan minat ketertarikan.

Namun, Kenny menyampaikan bahwa setelah menguasai satu bidang tersebut jangan lupa untuk show the result dengan rajin mengikut ujian seperti yang diadakan oleh PERKIN, Indonesian German Sheppered Club (IGSC), Klub Dobermen Indonesia (KDI), dan masih banyak lagi. Serta mengikuti kompetisi agar banyak orang mengetahui bahwa anda bisa melatih anjing.

“Ketika mengikuti awal-awal kompetisi tidak harus menjadi juara, tetapi cobalah Anda aktif dalam kejuaraan, tentu orang-orang akan melihat. Namun, berbeda situasi bila ada seseorang yang tidak pernah ikut kejuaraan atau ujian apa pun, tetapi ia bisa melatih anjing. Tentunya ia akan tidak dikenal banyak orang,” ucap Kenny.

kenny rao 3

Targetkan prestasi

Tentunya keberhasilan yang telah diraih oleh Kenny tidak semata-mata didapatkannya secara instan, melainkan dengan penuh pengorbanan dan perjuangan yang gigih. Ia menceritakan bahwa sejak memutuskan untuk menjadi professional dog trainer pada tahun 2007, targetnya adalah untuk bisa berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

“Setelah menjadi juara nasional pada tahun 2013, saya berpikir langkah apa lagi yang harus dilakukan untuk lebih tinggi lagi. Ternyata masih ada tingkat nasional, Asia Tenggara, Asia Pasifik, dan World Championship,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk bisa menjadi professional dog trainer yang dikenal oleh banyak orang, salah satunya bisa diukur dari prestasi yang diraih. Bila hanya sebagai pelatih anjing dan tidak mempunyai prestasi, kita hanya terjebak pada zona itu saja.

“Walaupun mungkin terdengar sedikit arogan, tetapi arogan dalam hal positif. Hal tersebut justru memacu agar menjadi paling terbaik di antara yang lain. Tetapi ingat jangan karena prestasi membuat seseorang menjadi sombong. Karena di atas langit masih ada langit,” ujar Kenny.