| 1225 0

Penentangan Vidia Schulz Terhadap Suntik Mati

Tentunya topik mengenai euthanasia atau lebih dikenal suntik mati masih menjadi perbincangan hangat di antara para animal lovers. Pihak pro dan kontra saling menyampaikan pendapat kuatnya mengenai bagaimana cara mengakhiri umur hewan secara tepat.

Pada pihak kontra berpendapat bahwa euthanasia sama saja dengan memutus jatah hidup seekor hewan secara sepihak dan tidak alami, yang seharusnya bukanlah menjadi hak makhluk hidup manapun. Namun, pihak pro pada euthanasia mengungkapkan bahwa apabila tidak disuntik mati ketika umurnya sudah renta atau sedang mengidap penyakit kritis, sama saja dengan memperpanjang penderitaan hidup mereka.

Membahas mengenai topik ini, ada pengalaman dari salah satu animal rescuer yang menurutnya sangat sulit dilupakan, bahkan membuatnya menjadi kontra terhadap euthanasia, yaitu Vidia Scchulz, pendiri House of Stray (HOS).

Vidia menceritakan pada November 2014, ia menemukan sebuah kasus anjing yang akan menerima suntik mati akibat penyakit kritis yang dideritanya yaitu distemper, parasit darah, dan kelumpuhan. Semua dokter hewan yang sudah didatanginya menganjurkan euthanasia. Bahkan teman-temannya pun mengatakan hal yang sama. Tetapi Vidia tetap teguh pada pendiriannya.

“Saya ketika itu percaya pada kata hati saya bahwa anjing ini masih berkeinginan hidup panjang. Saya merasakan pancaran matanya masih memiliki harapan yang besar. Walaupun kondisinya sudah kritis, tetapi setidaknya masih mempunyai nafsu makan,” ucap Vidia.