| 4451 0

Vidia Schulz, dari Sosialita Menjadi Penyelamat Hewan

Kecintaan terhadap hewan seperti anjing dan kucing tentunya tidak mengenal batasan umur dan  golongan. Entah itu anak kecil, dewasa, atau lanjut usia, semua berhak  menyayangi dan memeliharanya, termasuk kaum sosialita. Salah satunya Vidia Schulz, yang kini menjadi penggiat penyelamat hewan dan pendiri dari “House of Stray” (HOS).

Vidia dahulu dikenal sebagai sosok yang sering berseliweran di acara bergengsi seperti pameran peragaan busana dan pembukaan brand – brand ternama. Namun, secara tidak sengaja ia menemukan dunia baru dengan menjadi seorang animal rescuer, yang menurutnya sangat bertolak belakang dengan dunia sebelumnya. Di dunia inilah Vidia merasakan sebuah cinta ia dan memahami peran pentingnya untuk kehidupan.

From Something to a Something Bigger

Awalnya Vidia sudah memelihara dua ekor anjing pada tahun 2001, namun saat itu ia menggemari anjing masih sebatas karena ras. Awal kecintaannya pada hewan dan mengenal dunia rescue justru bermula pada tahun 2006.

Saat itu ia sedang menjalani sebuah terapi yang harus membuatnya rutin ke klinik. Di depan klinik tersebut, ia sering kali melihat ada seekor anjing tidak berpemilik, yang terlihat menderita karena luka-luka yang di sekujur leher dan kakinya.

“Di situ saya melihat anjing terlantar yang selalu mengikuti terus ketika saya datang. Lalu salah satu pedagang setempat bilang kepada saya untuk membawa anjing tersebut, karena tidak ada yang bisa merawat dan dan mengobati luka–lukanya,” ujar Vidia.

Sempat terlintas rasa takut atas ketidaksanggupan mengurusi anjing malang tadi di pikiran Vidia. Hal ini karena ia hanya terbiasa menghadapi anjing terawat dan berpostur kecil seperti yang dimilikinya. Sedangkan anjing terlantar yang ditemukannya berpostur besar dan liar. Namun, hati kecilnya berkehendak lain, ia pun mengambil keputusan untuk mengadopsi dan merawatnya bersama kedua anjing yang sejak awal ada di rumahnya.

Pengalaman menyelamatkan anjing tadi pun mulai memberikannya sebuah pandangan baru terhadap hidup dan merasa ia dapat melakukan sesuatu yang lebih lagi. Ia menceritakan sebelum mendirikan HOS, sebenarnya ia sudah berkeinginan untuk memiliki shelter sejak tahun 2009, tetapi saat itu ia tidak tahu apakah umum untuk memiliki shelter di Indonesia? Kemudian secara tidak sengaja ia menemukan Pejaten Shelter, melalui situs Facebook, yang dimiliki oleh drh. Susanna. Barulah di sana ia mempelajari animal rescue secara lebih dalam dari drh. Sussana.

Vidia menceritakan bahwa dokter Sussana sudah gencar terlebih dahulu menyuarakan adopsi. Vidia juga sering kali diminta olehnya untuk melakukan hal tersebut. Namun saat itu ia masih sering menjalankan hobi diving-nya, karena baru saja mendapat lisensi resmi pada tahun sebelumnya.