| 626 0

Tips Memelihara Kucing Untuk Anda Pengidap Alergi

tips memelihara kucing Hypoallergenic

Mungkin memelihara kucing di rumah adalah dambaan banyak orang. Bermain dan bermanja-manja dengannya membuat kita terus menerus rindu dengan makhluk berbulu menggemaskan satu ini. Tetapi bagaimana kalau ternyata kita ataupun anggota keluarga yang tinggal bersama kita alergi terhadap bulu kucing?

Sebaiknya jangan berkecil hati. Karena alergi terhadap bulu kucing bukan jadi penghalang untuk bisa hidup berdampingan dengan mereka. Berikut tips – tipsnya.

Pilih Kucing Hypoallergenic

Kucing yang termasuk dalam kategori hypoallergenic di antaranya berjenis Russian Blue, Kucing Birma, Spynx, dan Siberian. Jenis yang telah disebutkan tadi cenderung tidak memicu alergi seseorang. Hal tersebut dikarenakan alergen yang dibawa kucing hypoallergenic berjumlah lebih rendah dibanding kucing jenis lainnya. Perlu Anda ketahui bahwa berdasarkan riset, alergen pada kucing bentuknya berupa protein yang terletak pada kelenjar minyak kulit, air liur dan air seni kucing. Bila selama ini Anda beranggapan bahwa bulu kucing merupakan penyebab alergi, sebenarnya tak sepenuhnya tepat. Penyebab bulu kucing menjadi faktor alergi adalah karena minyak alami pada kulit atau liur kucing yang menempel pada bulunya

Perbatas Ruang Gerak

Memelihara kucing hypoallergenic tidak sepenuhnya terhindar dari resiko alergi. Alaminya, kucing akan tetap membawa alergen.  Sebaiknya Anda tetap waspada, dan salah satu caranya dengan membatasi akses ruang gerak mereka. Mulai biasakan untuk tidak membiarkan kucing Anda masuk ke kamar tidur. Karena alergen dapat menempel pada bantal dan selimut dalam waktu yang lama, serta dapat menumpuk apabila tidak rajin membersihkan.

Buat Rutinitas Jadwal Kebersihan

Apakah Anda masuk dalam kategori yang malas untuk membersihkan rumah secara rutin? Mulai sekarang jauhi kebiasaan buruk ini, terlebih bila Anda memelihara kucing. Buatlah jadwal rutinitas membersihkan rumah secara teratur, karena lingkungan yang bersih dan sehat akan meminimalisasi penyakit yang mengintai, termasuk alergen yang dibawa oleh kucing. Kemudian jangan lupa merendam seprai atau selimut di kamar tidur menggunakan air panas bersuhu 140oC dua kali dalam sebulan. Kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan alergen yang kemungkinan masih bisa menempel, ketika kucing Anda secara diam-diam menyelinap ke kamar ketika sedang berada tidak di rumah.

Jaga Kebersihan & Kesehatan Kucing

Untuk menjaga kucing tetap bersih dan sehat, Anda bisa melakukan kegiatan berikut yakni, berilah makanan sesuai kebutuhan gizi kucing, mandikan kucing dua kali dalam sebulan, dan lakukan pemeriksaan rutin dan vaksinasi sesuai jadwal tepat waktu. Kemudian sediakan waktu Anda dalam satu hari untuk melakukan grooming yakni dengan menyikat dan menyisir bulunya. Hal ini untuk meminimalkan kontak kucing dengan alergen pada tubuhnya saat menjilat atau menggaruk-garuk tubuh.