| 1288 0

Mengenal Penyakit Distemper pada Kucing

Distemper (feline panleukopenia) adalah sebuah penyakit yang harus diwaspadai oleh setiap pencinta kucing, karena penyakit ini memiliki risiko tinggi untuk menyebabkan kematian pada kucing kesayangan Anda. Secara statistik, lebih dari 90% kucing yang terkena virus ini akan meninggal apabila tidak ditangani dengan benar.
Penyakit ini disebabkan oleh virus feline parvo yang memiliki kemampuan untuk menular yang sangat tinggi. Penyakit ini dapat menyerang kucing ras ataupun lokal dan sangat mudah menyerang kucing yang berusia dini (2-6 bulan), karena daya tahan tubuhnya yang masih belum baik. Virus feline parvo sebenarnya bisa saja sudah dibawa semenjak lahir oleh kucing, hanya saja dalam kondisi “tertidur” atau dorman.. Virus ini dapat bertahan hidup cukup lama dalam lingkungan yang sudah terkontaminasi.

Gejala Distemper
Setiap kucing yang terserang distemper bisa memiliki gejala yang beragam. Berikut ini adalah gejala-gejala yang umumnya muncul pada kucing penderita distemper:
– Nafsu makan berkurang atau tidak mau makan sama sekali
– Lebih banyak diam (menolak untuk bermain ataupun berinteraksi)
– Demam
– Beberapa kucing menjadi berjalan sangat pelan


Tanpa bantuan dokter hewan, penyakit ini sulit didiagnosa bahkan sering disalahartikan. Gejala lebih lanjut yang dapat menimpa kucing antara lain:
– Muntah (bisa merupakan cairan bening, buih, atau makanan yang ia makan sebelumnya) sehingga banyak yang mengira kucing tersebut keracunan.
– Diare bahkan BAB berdarah
– Dehidrasi. Sehingga kadang suka pergi ke kamar mandi, keset yang lembab atau tempat dan benda-benda lembab lainnya.