| 1692 0

Ternyata Kucing Bisa Terkena Diabetes Juga !

Diabetes

Diabetes adalah sebuah kondisi yang cukup penting diperhatikan, karena kondisi ini membuat penderitanya harus lebih memperhatikan dirinya agar tidak terkena berbagai masalah lainnya. Ternyata, diabetes tidak hanya bisa diderita oleh manusia; kucing pun bisa terkena masalah satu ini.

Diabetes Mellitus (DM) pada kucing

Diabetes Mellitus adalah salah satu jenis diabetes yang umum terjadi kepada kucing (atau manusia pada umum). Kucing yang menderita kondisi ini mengalami penurunan dalam mengolah glukosa untuk menjadi sumber energi; yang disebabkan oleh menurunnya kinerja hormon insulin. Kondisi ini kemudian dapat memicu perubahan drastis pada fisik si kucing dan membuatnya rentan terkena penyakit dan masalah lain.

Normalnya, makanan yang dimakan oleh kucing akan dipecah-pecah dalam sistem pencernaan dan diproses untuk berbagai kebutuhan tubuh, salah satunya adalah glukosa. Ketika kucing menderita DM, maka glukosa yang di dapat dari makanan tidak terproses secara baik, dan tubuh kucing pun memecah lemak dan protein dari tubuh kucing untuk menjadikannya sebagai sumber energi. Hal ini kemudian membuat tubuh kucing akan menjadi kurus, sedangkan glukosa yang tidak terolah akan menumpuk dalam darah kucing yang dapat memicu masalah-masalah lain.

(kondisi DM pada kucing ini sama persis dengan kondisi DM pada manusia)

Kondisi DM ini rentan terjadi pada kucing yang tua dan kucing yang kegemukan. Oleh karena itu, ketika kucing Anda mulai memasuki usia lanjut atau secara fisik mengalami kegemukan, mulailah beri ia perhatian ekstra seperti menu khusus agar terhindar dari DM.

Gejala-gejala diabetes pada kucing

Menyadari DM (atau penyakit lain) pada kucing bukanlah suatu hal yang mudah, karena perilaku dasar kucing yang berusaha menutupi kelemahannya. Namun, dengan observasi yang teliti, maka Anda dapat menemukan beberapa perubahan pada si kucing yang kemungkinan merupakan gejala dari diabetes. Berikut ini beberapa gejala umum dari diabetes pada kucing.

– kucing menjadi lebih sering minum

– kucing menjadi lebih sering buang air

– kucing menjadi lebih banyak makan

– menurunnya berat badan kucing, meskipun ia sudah banyak makan

– menurunnya kualitas bulu kucing, sehingga ia terlihat tidak seindah atau sesehat sebelumnya

Ketika Anda menemukan gejala-gejala tersebut, Anda sebaiknya membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk diperiksa lebih lengkap, agar tahu apakah ia mengalami diabetes atau tidak; terutama jika kucing Anda mengalami kegemukan atau sudah tua.

Perawatan Diabetes Mellitus

DM adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan, tetapi kondisi tadi dapat dirawat agar tidak memburuk atau menyebabkan masalah-masalah lainnya. Perawatan ini semuanya bergantung pada Anda, karena kucing tidak akan pernah mengontrol dirinya sendiri dikarenakan DM ini, ia akan tetap melakukan aktivitas sehari-harinya layaknya tak ada yang terjadi sama sekali.

Ketika kucing Anda menderita DM, maka langkah utama adalah membawanya ke dokter hewan untuk mengetahui kadar gula darahnya.

Setelah mengetahui keadaan kucing secara mendalam, maka umumnya dokter akan merekomendasikan menu diet dan pola makan yang paling tepat untuk kucing. Ikutilah panduan dari dokter ini!

Jika kadar gula darah kucing Anda cukup tinggi, maka Anda akan direkomendasikan untuk memberikan kucing Anda suntikan insulin yang harus dipakai sesuai dengan aturan pakai dari dokter.

Anda juga diharapkan untuk secara rutin mengunjungi dokter hewan agar perkembangan kondisi kucing Anda dapat dimonitor secara baik, agar perawatan DM kucing tadi menjadi lebih baik lagi.

Merawat kucing yang menderita Diabetes Mellitus bukanlah suatu hal yang sulit, namun dibutuhkan sebuah komitmen dari Anda untuk terus menjaga kesehatannya. Dengan perawatan yang baik, Anda dan kucing Anda akan tetap dapat menjalani hari-hari yang bahagia seperti biasanya.