| 1064 0

Mengenal Berbagai Penyebab Kerontokan Bulu Kucing dan Solusinya

kerontokan bulu kucing

Dalam merawat kucing, kerontokan bulu adalah salah satu masalah paling umum yang sering dirasakan para pemeliharanya. Kerontokan ini sering menjadi masalah besar bagi mereka yang sangat memperhatikan kebersihan ataupun memiliki anggota keluarga yang mengalami masalah alergi.

Anehnya, meskipun termasuk masalah yang umum, masih banyak yang belum tahu alasan-alasan dari rontoknya bulu kucing tersebut.

Tulisan kali ini akan membahas berbagai hal yang menyebabkan kerontokan pada bulu kucing dan solusi yang dapat diambil.

Keadaan normal

Hal pertama yang harus disadari adalah masalah kerontokan bulu adalah hal yang normal. Hal ini disebabkan karena tubuh kucing akan merontokkan bulunya untuk memberi ruang kepada bulu baru yang tumbuh. Kucing betina juga dapat mengalami kerontokan bulu ketika ia sedang birahi, karena kenaikan hormon estrogen yang menyebabkan bulu rontok.

Kekurangan gizi

Protein, vitamin A dan vitamin E, adalah nutrisi-nutrisi yang berpengaruh pada kerontokan bulu jika tidak terpenuhi. Oleh karena itu ketika kucing Anda mengalami kerontokan bulu, hal ini bisa disebabkan karena makanan yang diberikan tidak memberikan kucing nutrisi yang cukup. Memilih menu makanan dengan nutrisi yang baik, terutama protein, vitamin A, dan vitamin E adalah solusi yang baik untuk mengurangi masalah kerontokan bulu pada kucing.

Kelebihan vitamin

Meskipun vitamin baik untuk kucing, sebaiknya Anda tidak memberikan kucing Anda asupan vitamin secara berlebihan, karena hal ini dapat menyebabkan kerontokan bulu pada kucing Anda.

Suhu

Kulit dan bulu kucing merupakan pengatur suhu tubuh alami yang dimiliki kucing. Bulu kucing akan tumbuh secara lebat ketika suhu lingkungan kucing tadi dingin dan akan rontok ketika suhu lingkungannya menjadi panas. Indonesia sejatinya adalah negara yang cukup panas, sehingga masalah ini sebenarnya tidak dapat dihindari seutuhnya. Jika Anda mau, Anda dapat memastikan bahwa kucing Anda tinggal di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki aliran udara yang baik.

Produk mandi kucing

Memandikan kucing memang penting agar kulit dan bulunya tetap bersih dan sehat. Namun ternyata sampo-sampo tadi juga dapat menyebabkan kerontokan untuk kucing jika sampo tadi tidak sesuai dengan kulit dan bulu kucing. Masing-masing kucing biasanya memiliki sampo-sampo tertentu yang tidak sesuai dengan kulit dan bulunya. Namun secara umum, sampo yang memiliki kadar deterjen yang tinggi memiliki kemungkinan besar untuk menyebabkan iritasi kulit dan kerontokan pada bulu kucing.

Parasit

Kucing Anda juga dapat terserang berbagai parasit yang dapat menyebabkan kerontokan bulu, mulai dari kutu dan pinjal yang bersarang di daerah permukaan kulit kucing, hingga tungau yang dapat bersarang di lapisan bawah kulit. Solusi untuk mengatasi parasit-parasit ini adalah dengan menggunakan sampo atau bedak khusus yang dapat membunuh parasit, terbiasa menyisir kucing dengan sisir khusus agar parasit-parasit tadi ikut tersisir, atau jika serangan parasit tadi mulai kronis (misalnya menyebabkan luka), maka Anda dapat berkonsultasi ke dokter hewan untuk mendapatkan pengobatan dari dokter tersebut.

Jamur

Selain parasit, jamur juga merupakan organisme yang dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. Jamur umum tumbuh di kulit kucing ketika kulit kucing dalam keadaan yang lembab, di mana kondisi ini sering terjadi pada kucing-kucing berbulu panjang. Solusi dari masalah ini adalah selalu memastikan kucing Anda dalam keadaan kering. Jika ia sudah terserang masalah jamur, maka menggunakan sampo khusus anti jamur atau pengobatan dari dokter dapat menjadi solusi yang dapat Anda pilih.

Masalah hormon

Selain hormon estrogen, masalah pada sistem hormonal kucing juga dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. Misalnya gangguan pada hormon adrenal dapat menyebabkan bulu rontok hingga botak di kedua sisi bagian tubuh kucing. Untuk mengatasi keadaan ini, Anda dapat membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk tahu hormon apa yang bermasalah, serta bagaimana penanganannya.

Alergi

Kerontokan kucing bisa juga merupakan bentuk reaksi alergi kucing terhadap sesuatu, apakah itu makanan, vaksin, obat, parasit, atau hal-hal lainnya. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mencari tahu terlebih dahulu penyebab reaksi kucing, dan menghindari kucing dari hal-hal tersebut. Anda dapat memeriksakan kucing Anda ke dokter hewan untuk tahu apa penyebab alergi kucing Anda.

Pengobatan

Terkadang bulu rontok juga dapat terjadi sebagai efek samping dari sebuah pengobatan. Jika ini terjadi, Anda tidak perlu cemas, karena bulu tadi akan tumbuh lagi secara alami nantinya.

Autoimunitas

Terkadang bulu rontok bisa juga disebabkan oleh kondisi autoimunitas, yaitu gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Masalah ini cukup kompleks dan kadang tidak bisa disembuhkan. Oleh karena itu Anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter untuk tahu bagaimana cara perawatan dan penanganan yang terbaik.