| 1261 0

Ini Dia Cara Merawat Kuku Kucing Secara Baik dan Benar

cara merawat kuku kucing

Kuku adalah salah satu senjata utama milik kucing yang memiliki banyak fungsi. Namun di sisi lain, seorang pemilik kucing sering mengeluh atas kuku panjang kucing sering mengakibatkan kerusakan terhadap barang-barang si pemilik, dan tidak jarang menyebabkan luka ketika si kucing mencakarnya. Hal ini menyebabkan seringnya pemelihara kucing memutuskan untuk memotong kuku kucingnya atau untuk kasus yang esktrem, mereka tidak ragu untuk mencabut kuku kucing tadi (declawing).

Kali ini, mari mengenal cara merawat kucing yang baik dengan memahami kuku kucing.

Pertanyaan pertamanya adalah bolehkah kuku kucing dipotong?

Jawabannya relatif, dalam situasi tertentu, memotong kuku kucing adalah hal yang baik. Namun, dalam situasi tertentu, memotong kuku kucing adalah tindakan yang tidak diperlukan. Satu hal yang pasti adalah mencabut kuku kucing adalah sebuah perilaku yang salah, karena akan menyebabkan rasa sakit kepada kucing dan mengubah struktur tubuh kucing, yang pada akhirnya dapat mengubah sikap alami dari kucing.

Potong atau tidak?

Sekarang setelah tahu bahwa kuku kucing boleh dipotong, mari kenali situasi seperti apakah kuku kucing perlu dipotong dan kapan hal ini tidak diperlukan.

Anda pasti hafal dengan kebiasaan kucing untuk menggaruk-garuk benda-benda di sekitarnya. Ternyata kegiatan ini memiliki manfaat bagi kuku kucing. Ketika kucing menggaruk benda tadi, maka ia sebenarnya sedang merawat kukunya agar tetap dalam keadaan yang baik, yaitu tajam dan tidak terlalu panjang. Ya! Kebiasaan menggaruk tadi merupakan kegiatan “potong kuku” alami bagi kucing, agar kuku tadi tidak melukai dirinya sendiri.

Oleh karena itu, ketika kucing Anda aktif menggaruk, sehingga kukunya tidak panjang, maka sebenarnya Anda tidak perlu memotong kuku kucing tadi. Hal yang perlu Anda lakukan adalah mengalihkan kebiasaannya untuk menggaruk pada tempatnya. Memiliki papan garukan adalah solusi yang baik untuk masalah ini.

Sebaliknya, ketika kucing tidak terbiasa menggaruk, maka kukunya akan menjadi cepat panjang. Kuku yang panjang memiliki kemungkinan besar menyebabkan luka pada kuku kucing tadi. Ketika kucing tidak terbiasa menggaruk, atau meskipun terbiasa menggaruk, kukunya tetap panjang, maka Anda diharapkan memotong kuku kucing demi kebaikannya. Umumnya kucing tua atau kucing yang tidak terbiasa menggaruk sejak kecillah yang tidak memiliki kebiasaan menggaruk.

Cara memotong kuku kucing

Setelah tahu apakah kucing Anda perlu dipotong kukunya atau tidak, maka cara pemotongannya pun perlu diperhatikan.

Tahap pertama  ketika memotong kuku kucing adalah menekan telapak kaki kucing secara perlahan. Hal ini akan menyebabkan kuku kucing menjadi keluar dan mempermudah pemotongan.

Setelah kuku terlihat, potonglah kuku kucing tadi, hanya di bagian ujung-ujungnya saja. Jangan memotong terlalu dalam mendekati daging kuku kucing, apalagi bagian daging kuku kucing, yang disebut quick, yaitu bagian berwarna pink yang ada di dalam kuku kucing. Ketika Anda memotngnya, maka kucing akan terluka dan menjadi kesakitan.

Anda dapat memotong kuku kucing dengan gunting kuku kucing, atau jika tidak ada, maka gunting kuku biasa pun tak masalah.

Jangan sampai lupa memotong kuku kaki jempol yang dekat dengan pergelangan kakinya. Umumnya kucing memiliki lima jari dan lima kuku, namun terkadang kucing lahir dengan keadaan kuku dan kuku kaki berlebih. Jika hal ini terjadi pada kucing Anda, jangan lupa untuk memotong semua kukunya,