| 856 0

Tips Merawat Kucing yang Malas Makan

merawat kucing yang malas makan

Terkadang, kucing lucu di rumah Anda bisa saja mengalami masalah susah makan. Masalah ini, walaupun terlihat kecil, sebenarnya memiliki efek yang cukup bahaya bagi kucing Anda, mulai dari lemas, kurang gizi, ketidakseimbangan gizi, atau bahkan mudah terserang penyakit lain. Oleh karena itu, ketika kucing Anda mulai malas makan, segera tindak lanjuti masalah kecil ini sebelum menjadi masalah besar.

Sebelum melakukan perawatan terhadap kucing yang malas makan, maka pertama-tama Anda harus mengenali berbagai alasan munculnya masalah malas makan dari kucing

Masalah dengan makanannya

Sama seperti manusia, kucing juga bisa merasa bosan dengan menu makanannya, sehingga terkadang alasan dari  seekor kucing untuk ogah makan adalah karena ia bosan dengan menu yang disediakan. Selain bosan, bisa juga malas makan dari kucing murni disebabkan karena ia tidak menyukai atau belum terbiasa dengan makanan yang disediakan.

Masalah dengan mulut

Kucing juga bisa menurun nafsu makannya jika ia memiliki masalah pada mulutnya, seperti sariawan, sakit gigi, sakit gusi, ataupun gusi bengkak. Ketika ini terjadi, maka kucing pun akan merasa terganggu untuk mengunyah makanannya, yang kemudian berujung pada malas makan.

Masalah dengan sistem pencernaan

Alasan lain yang dapat menyebabkan malas makan pada kucing adalah masalah pencernaan yang dialaminya. Contoh masalah pencernaan yang umum terjadi pada kucing adalah, radang, diare, muntah, mencret, dan masuknya benda asing ke dalam sistem pencernaan. Ketika sistem pencernaan kucing bermasalah, maka secara otomatis nafsu makan kucing pun ikut berkurang.

 

Setelah tahu alasan di balik masalah malas makan dari kucing, maka Anda dapat mengatasi masalah tadi dengan lebih efektif. Berikut ini tips untuk merawat kucing yang malas makan.

Mengganti menu makanan

Jika kucing Anda menjadi malas makan karena tidak menyukai atau bosan dengan menu yang biasa diberikan, maka Anda dapat mencoba mengganti menu makanan baru yang disukai oleh kucing Anda. Namun ingat, ketika Anda hendak mengganti menu makanan kucing, ubahlah menunya secara perlahan agar kucing tidak kaget dan menghindari masalah-masalah lainnya (seperti masalah pencernaan).

Selain mengganti menu makanan secara utuh, Anda juga memberi variasi makanan dari kucing agar ia tidak bosan, misalnya dengan mencampur makanan kucing kering, dengan makanan-makanan basah.

Memberi suplemen penambah nafsu makan

Anda juga bisa memilih untuk memberikan kucing suplemen khusus yang dapat meningkatkan nafsu makan dari kucing. Dua suplemen yang sering dipakai untuk kucing yang bermasalah makan adalah vitamin B kompleks (umumnya berbentuk sirup atau tablet) dan asam amino lisin.

Kedua suplemen tersebut akan terlihat dampaknya setelah beberapa hari penggunaan secara rutin. Agar tahu bagaimana cara penggunaan yang baik untuk kucing Anda, berkonsultasilah kepada dokter hewan kepercayaan Anda.

Menyuapi kucing

Beberapa kucing akan lebih makan, ketika ia diberi makan secara langsung oleh orang yang ia percaya, yaitu Anda. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba menyuapi makanan secara langsung kepada kucing Anda. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan, sendok, atau suntikan tanpa jarum (untuk makanan-makanan cair).

Satu hal yang perlu diingat dalam melakukan kegiatan ini adalah lakukan dengan perlahan, jangan terlalu memaksakan kucing untuk mengonsumsi makanan tadi secara cepat. Jika Anda mau, Anda juga bisa menyuapi kucing tadi sambil bermain, sehingga kucing akan semakin nyaman untuk makan makanan tersebut.

Tube feeding

Jika masalah malas makan kucing cukup kronis dan berpengaruh terhadap kesehatan kucing, maka Anda dapat menggunakan metode tube feeding, yaitu memasukkan zat makanan langsung ke perut kucing, agar diolah menjadi nutrisi. Sebaiknya percayakan metode ini kepada dokter hewan kepercayaan Anda agar prosesnya benar, sehingga tidak memberi masalah tambahan kepadakucing.